Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Kanwil Kemenag Sumsel Gelorakan Gerakan Gema Selawat Kebangsaan
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus peluncuran Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan secara resmi kita buka,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Suasana peringatan Maulid semakin khidmat dengan ceramah agama oleh Ustadz Ali Bahsin serta pemaparan panduan bacaan Kitab Dalailul Khairat yang disiapkan sebagai bagian penting dari akselerasi gerakan Gema Selawat Kebangsaan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ali Bahsin menegaskan pentingnya meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW. Ia menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW bukan hanya seorang Rasul dan penutup para nabi (Khataman Nabiyyin), tetapi juga seorang pemimpin negara (presiden) yang kiprah kepemimpinannya dilanjutkan oleh Khulafaur Rasyidin.
Ustadz Ali Bahsin menjelaskan bahwa syarat utama untuk mendapatkan rahmat, cinta, dan ampunan dosa dari Allah SWT adalah dengan mengikuti serta meneladani Nabi Muhammad SAW. Sebaliknya, jika umat tidak mengikutinya, mereka tidak akan mendapatkan cinta Allah SWT.
Lebih lanjut, Ustadz Ali Bahsin mengutip Surah Al-Ahzab Ayat 21 yakni Laqad kana lakum fi rasulillahi uswatun hasanah, untuk menekankan penegasan Allah tentang suri tauladan mulia pada diri Rasulullah. Teladan tersebut diperuntukkan bagi orang-orang yang mengharapkan ridho Allah, mengharapkan kebaikan di hari akhir, serta banyak mengingat Allah.
“Segala sikap, perbuatan, dan ucapan manusia semasa hidup akan dipertanggungjawabkan serta dijumpai konsekuensinya di hari akhir kelak,” tegas Ali Bahsin. (Humas Kemenag Sumsel)


