Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak

Update gempa Flores NTT: 47 korban tewas, ratusan rumah rusak
Bangunan rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026 pagi.
PERISTIWA
Sabtu, 15 Agu 2026  20:00

Sementara itu, guncangan gempa juga dirasakan warga Kabupaten dan Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, serta Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kondisi masyarakat di Kabupaten dan Kota Bima secara umum kondusif. BPBD Kota Bima melakukan pendataan dan verifikasi situasi di lapangan.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB mendapatkan laporan BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar mendirikan pos pengungsian di tiga titik. Pos pengungsian tersebut berada di Kecamatan Pasimarannu, Pasilambena, dan Takabonerate.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 235 kali gempa susulan (aftershock) terjadi setelah gempa magnitudo 7,7 di NTT hingga Sabtu sore. Gempa susulan paling kuat magnitude 6,2.

"BMKG mengestimasi proses peluruhan alami memerlukan waktu berkisar antara 2 hingga 3 minggu, sebagaimana pola rekaman gempa bumi merusak di Maluku Utara sebelumnya," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Jakarta.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#gempa ntt
#gempa
#flores
#ntt
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita