Evakuasi Korban Kapal Penumpang Terbakar di Selat Lombok Masih Berlangsung: 173 Orang Berhasil Dievakuasi
Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan pencarian dan penanganan korban pasca-insiden terbakarnya sebuah kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8) pagi pukul 04.15 WITA. Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung.
Berdasarkan data sementara yang terkonfirmasi di Posko SAR hingga berita ini diturunkan, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 173 orang.
Dari jumlah tersebut, 172 orang dinyatakan selamat, sementara 1 orang dilaporkan meninggal dunia.
Dalam mengoptimalkan proses pencarian dan evakuasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai alat utama (alut) yaitu KN SAR 220 Mataram dan KN SAR Arjuna, Helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, serta Kapal Yacht "No Comment" dan "Still Here", Speedboat Polairud, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB).
Sementara unsur yang terlibat dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB dan Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, KMP Parama Kalyani serta awak kapal yacht, tim medis, masyarakat setempat dan instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menegaskan bahwa tim SAR gabungan di lapangan masih berada dalam status siaga penuh.
Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban, baik penumpang maupun kru kapal, mendapatkan penanganan medis dan evakuasi yang cepat serta optimal.
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban lain yang mungkin belum dievakuasi. Kami juga berkoordinasi secara intensif dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan darurat ini," ujar Muhamad Hariyadi dalam keterangan resminya.
Hariyadi menambahkan, pihaknya akan terus memperbarui data secara berkala seiring dengan perkembangan proses pencarian dan evakuasi di lapangan.


