Telah Berpulang Istri Prof. Dr. Ida Bagus Mantra
Denpasar,SABTU (05.09.2036) - Keluarga besar mantan Gubernur Bali Prof.Dr.Ida Bagus Mantra dan mantan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berduka cita.
Telah berpulang ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, istri tercinta dari Alm. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra yang juga ibunda tercinta Ida Bagus Rai Mantra : I GUSTI AYU BADRI.
I Gusti Ayu Badri merupakan figur penting dalam sejarah kebudayaan dan sosial-politik Bali modern sebagai istri dan pendamping utama Almarhum Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Keberadaannya dalam ruang domestik maupun publik memberikan fondasi emosional dan sosial yang kokoh bagi Prof.Mantra dalam merumuskan serta mengeksekusi pemikiran kebudayaan, pendidikan tinggi, serta tata kelola pemerintahan di Bali selama kurun waktu paruh kedua abad ke-20.
Dalam lanskap kepemimpinan Bali, I Gusti Ayu Badri dipandang sebagai sosok pendamping yang anggun, bersahaja, dan konsisten menjaga kedalaman nilai-nilai tradisi Hindu-Bali di tengah gelombang modernisasi daerah.
Perjalanan hidup I Gusti Ayu Badri berjalan beriringan dengan dinamika pengabdian sang suami yang memegang berbagai posisi strategis di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Pada fase awal pengabdian sang suami di ranah akademis, I Gusti Ayu Badri mendampingi Prof.Mantra saat meletakkan batu pertama pendidikan tinggi di Bali melalui perintisan Fakultas Sastra cabang Universitas Airlangga pada tahun 1958, yang kemudian berkembang menjadi Universitas Udayana pada tahun 1962 dan resmi berdiri independen pada tahun 1964.
Selama masa kepemimpinan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra sebagai Rektor Pertama Universitas Udayana periode 1964–1968, I Gusti Ayu Badri mengampu peran sosial sebagai pengayom keluarga besar akademisi Denpasar. Pengabdian tersebut berlanjut ketika sang suami diangkat menjadi Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia selama satu dasawarsa (1968–1978), Gubernur Bali dua periode (1978–1988), Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk India (1989–1992), hingga menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Agung RI (1993–1995).
PUTRA-PUTRI
Pernikahan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra dengan I Gusti Ayu Badri melahirkan lima orang putra dan putri yang melanjutkan pengabdian di berbagai sektor kemasyarakatan, akademis, dan pemerintahan. Pengasuhan di dalam keluarga Mantra-Badri menekankan keseimbangan antara tradisi luhur Bali dan pendidikan modern berwawasan global.
Anak tertua dalam keluarga adalah Ida Ayu Wijayanti, seorang putri yang memegang peran sentral dalam menjaga keutuhan tradisi keluarga. Putra kedua adalah Dr. Ida Bagus Putra Diksotama Mantra, yang lahir di Jakarta pada 20 Mei 1958 dan memilih karier di dunia akademis serta profesional. Putra ketiga adalah Ida Bagus Oka Udayana, yang telah berpulang lebih dahulu.


