Ungkap Motif Sebenarnya , DPD MAUNG Sulawesi Utara Desak Penyelidikan Penyadapan Berjalan Transparan dan Tuntas 

Ungkap Motif Sebenarnya , DPD MAUNG Sulawesi Utara Desak Penyelidikan Penyadapan Berjalan Transparan dan Tuntas 
 
BOGOR RAYA
Jumat, 06 Nov 2026  07:21

Bogor - Aliansinews id. DPD Lembaga  Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, termasuk Kapolri yang baru dilantik, Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Atas keberanian dan ketegasan mengungkap kasus dugaan penyadapan yang menjerat mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution, serta Irjen Pol Eko Hadi Santoso. Langkah ini dinilai menunjukkan komitmen Polri yang profesional dalam menegakkan hukum tanpa menutup-nutupi kesalahan di lingkungan internal.

Di sisi lain, organisasi ini juga menyampaikan dukungan tegas kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah memerintahkan proses hukum berjalan objektif, transparan, dan tanpa intervensi pihak mana pun.

"Sikap Presiden Prabowo yang membiarkan aparat penegak hukum bekerja secara mandiri, meskipun menyangkut pejabat tinggi negara, adalah langkah yang patut diapresiasi dan didukung seluruh elemen bangsa. Kami juga memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Pol.

Suyudi Ario Seto yang telah menunjukkan ketegasan sejak awal menjabat. Ini bukti nyata bahwa hukum ditegakkan untuk semua orang tanpa pandang bulu," ujar Ketua DPD LSM MAUNG Sulawesi Utara, Hj. Trisyulwati Ivonne Makaminan, Kamis (5/11).

Hj. Trisyulwati mendesak agar penyelidikan tidak berhenti pada penetapan tersangka semata. Penegakan hukum harus terus diperdalam hingga mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut.

"Kami meminta pihak kepolisian mengusut kasus ini secara tuntas hingga ke akar-akarnya. Jangan berhenti di tiga nama yang sudah ditetapkan. Telusuri jaringan yang mungkin terlibat, siapa saja yang mengetahui, mendalangi, atau memanfaatkan aktivitas penyadapan tersebut.

Yang tidak kalah pentingnya: temukan dan sampaikan secara terbuka kepada publik apa motif sebenarnya di balik tindakan penyadapan ini. Apakah untuk kepentingan politik? Ekonomi? Atau ada tujuan lain yang lebih besar yang bisa merugikan negara dan bangsa?" tegasnya.

Beliau juga menyampaikan kekhawatiran yang mendalam terkait potensi keterlibatan pihak asing dalam kasus ini:

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita