Air PDAM tak mengalir di Depok, warga pakai air isi ulang untuk masak dan cuci
Gangguan pelayanan air bersih PT Tirta Asasta Depok membuat sejumlah warga mengeluhkan aktivitas rumah tangga yang terganggu.
Warga bahkan terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan memasak hingga mencuci setelah aliran air mati sejak Selasa (1/9/2026) malam.
Salah seorang warga, Tama, warga Perumahan Permata Depok, mengatakan air PDAM di rumahnya mulai tidak mengalir sejak selepas Magrib. Hingga Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, air belum juga kembali mengalir.
“Dari malam habis Magrib mati. Sampai hari ini jam 10 belum nyala-nyala. Jadi saya sebagai warga yang menggunakan hanya PDAM, hidupnya susah,” kata Tama.
Menurut Tama, matinya aliran air membuat berbagai kebutuhan rumah tangga terganggu, mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan anak-anak sebelum berangkat sekolah.
Ia juga mengetahui informasi mengenai perbaikan dari tetangganya, yang menyebut pekerjaan diperkirakan berlangsung sekitar tujuh jam.
“Jadi satu hari ini kita tidak dapat air tetapi beruntung masih punya tetangga yang pakai sumur,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat sejumlah warga mulai membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Meli warga Beji, Ia mengatakan tidak ada petugas PDAM yang datang mengecek kondisi di lingkungan tempat tinggalnya.


