Puluhan anak keracunan, orang tua siswa di Sleman minta MBG dihentikan

Puluhan anak keracunan, orang tua siswa di Sleman minta MBG dihentikan
Sejumlah siswa menunggu pemeriksaan di Puskesmas Turi, Sleman, setelah mengalami keracunan MBG, Senin (7/9). 
DAERAH
Rabu, 09 Sep 2026  14:14

Kekhawatiran orang tua siswa di Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memuncak setelah puluhan siswa mengalami gejala dugaan keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (7/9/2026).

Sedikitnya 49 penerima manfaat, terdiri dari 48 siswa dan satu guru, dilaporkan mengalami mual, pusing, muntah hingga sakit perut.

Sebelumnya, 45 siswa dari tiga sekolah sempat mendapat penanganan di Puskesmas Turi. Mereka berasal dari SMPN 3 Turi, SMK Muhammadiyah 1 Turi dan SD Muhammadiyah Balerante.  

Salah satu orang tua siswa, Rini Lestari, mengaku kedua anak kembarnya mengalami pusing dan mual setelah mengonsumsi menu MBG.

Menurut cerita anaknya, bola-bola daging yang disantap terasa amis dan memiliki rasa yang tidak biasa.

Rini kemudian meminta pemerintah menghentikan program tersebut jika keamanan makanan tidak dapat dijamin.  

“Sudah dihentikan saja. Semiskin-miskinnya orang tua masih kuat memberi makan anak. Daripada semakin banyak korban,” kata Rini.  

Puskesmas Turi telah melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan kepada para siswa.

Sampel makanan juga telah diamankan untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui penyebab kejadian.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#keracunan mbg
#sleman
#yogyakarta
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita