Korban main hakim sendiri di Tabanan 3 hari tak pulang cari Rp2,7 juta biaya sekolah anak

Korban main hakim sendiri di Tabanan 3 hari tak pulang cari Rp2,7 juta biaya sekolah anak
Keluarga korban main hakim sendiri di Tabanan, Bali.
BALI
Senin, 27 Jul 2026  18:22

Diketahui, bantuan terus mengalir terhadap gadis cilik yang belakangan diketahui bernama Kesya, siswi kelas 2 sekolah dasar (SD) Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, Bali, merupakan anak korban main hakim sendiri di Tabanan yang menjadi viral di media sosial.

Kesya yang awalnya hancur dalam kesedihan atas kehilangan ayahnya tersebut secara perlahan mulai kembali tersenyum.

Pasalnya, uluran tangan untuk gadis cilik tersebut terus berdatangan, mulai dari peralatan sekolah, uang, hingga sepeda motor yang diperuntukkan buat gadis cilik tersebut.

Uluran tangan pertama datang dari penggiat sosial di Bali yang dikenal dengan keramahannya, Mangku Sekaan. Bantuan yang diberikannya diunggah ulang akun Instagram @fakta.berita. Ia memberikan dua buah sepatu Nike dan Adidas, serta memberikan sembako untuk keluarga Kesya, Senin (27/7/2026).

Bantuan lain juga datang dari pengusaha sekaligus konten kreator asal Bali Ni Kadek Indrayoni. Pengusaha perempuan yang kerap membagikan konten berbagi kasih itu juga turun tangan membantu gadis cilik kelas dua SD.

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#tabanan
#bali
#penganiayaan
#pencurian
#main hakim sendiri
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita