Rp3,1 Juta Sebulan Menguap? MAUNG Riau Lapor Dugaan Korupsi ke APH Jika Tidak Ada Klarifikasi
“Dari laporan yang kami terima, Sekwan tetap menggaji 2 orang petugas keamanan dan 2 orang ART. Namun, 1 nama petugas keamanan dan 1 nama ART diduga fiktif.
Gajinya tetap cair setiap bulan, tapi masuk ke kantong pribadi oknum pimpinan,” tegas Ketua DPD LSM MAUNG Riau dalam keterangannya.
Lebih ironis lagi, 1 ART yang digaji oleh negara tersebut diduga kuat adalah ibu mertua dari Ketua DPRD itu sendiri, yang sudah dipekerjakan sejak awal beliau menjabat sebagai Ketua.
RINCIAN ALIRAN DANA YANG DIDUGA DISELEWENGKAN:
1. Gaji 1 Petugas Keamanan Rumah Jabatan: Rp 1,7 Juta / bulan (ditransfer dari Sekwan melalui Bank Riau)
2. Gaji 1 Asisten Rumah Tangga: Rp 1,4 Juta / bulan
Total dugaan penyelewengan mencapai Rp 3,1 Juta setiap bulan. Jika dikalkulasikan sejak awal masa menjabat, maka kerugian negara ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
“Ini bukan lagi soal kecil. Ini soal integritas. Fasilitas negara untuk menunjang kinerja pimpinan, bukan untuk menghidupi keluarga dan memperkaya diri.
Jika 1 ART itu benar adalah mertua beliau yang digaji negara, itu jelas konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang,” tambahnya. Jumat (06/11/26).
TUNTUTAN DPD LSM MAUNG PROVINSI RIAU:


