Gempa M4,4 guncang NTB dipicu subduksi lempeng Indo-Australia
BMKG menegaskan, gempa ini tidak memiliki potensi tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan magnitudo gempa tidak cukup besar untuk mengganggu kolom air laut.
“Hasil analisis pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.
Penegasan ini penting mengingat Sumbawa Barat merupakan wilayah rawan gempa karena berada dekat zona pertemuan antarlempeng.
Meski gempa tidak menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi hoaks, memeriksa kondisi rumah, terutama bagian yang rawan retak, mengikuti informasi resmi BMKG melalui aplikasi, media sosial terverifikasi, dan sistem peringatan dini, memastikan kesiapan perlengkapan darurat serta jalur evakuasi.
Wilayah Sumbawa Barat dan Sumbawa termasuk daerah dengan kegempaan tinggi, dipicu aktivitas tektonik dari pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa dengan magnitudo kecil hingga menengah sering terjadi di kawasan tersebut.
Meski gempa M 4,4 kali ini tidak berdampak signifikan, kewaspadaan tetap diperlukan bagi masyarakat di area rawan guncangan.


