Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto, DPP Maung Puluhan Ekskavator di PETI Kalbar Harus Diikuti Jejak Pemodalnya 

Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto, DPP Maung Puluhan Ekskavator di PETI Kalbar Harus Diikuti Jejak Pemodalnya 
 
BOGOR RAYA
Senin, 05 Okt 2026  16:59

Bogor - Aliansinews id. Dua wilayah di Kalimantan Barat secara bersamaan memunculkan kekhawatiran mendalam terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Di Desa Landau Mentail, Kabupaten Kapuas Hulu, puluhan unit ekskavator dikabarkan terlihat beroperasi secara terbuka. 

Hampir di waktu yang sama, di Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, puluhan mesin penambang kembali aktif di kawasan sungai setempat — dan yang mengkhawatirkan, disinyalir adanya pembiaran dari pihak aparat setempat.

Presiden Republik Indonesia telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak tegas pertambangan ilegal namun kenapa di Kalbar seolah tak ada habisnya? . Menanggapi perkembangan di lapangan, Tim Investigasi DPP MAUNG menyampaikan sorotan sekaligus desakan tegas kepada Kapolri yang baru saja dilantik.

FAKTA-FAKTA YANG TERUNGKAP:

Kapuas Hulu: Puluhan Ekskavator Beroperasi Secara Masif
Aktivitas PETI di Desa Landau Mentail, Kabupaten Kapuas Hulu, berjalan dengan skala yang mengkhawatirkan.

Puluhan unit alat berat jenis ekskavator terlihat aktif digunakan dalam penambangan tanpa izin. Penggunaan alat berat dalam jumlah besar mengindikasikan adanya modal kuat dan jaringan terstruktur di balik operasi ini — jauh dari sekadar aktivitas warga perorangan.

Sekadau: PETI Kembali Marak, Disinyalir Ada Pembiaran Aparat
Di Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, warga mengirimkan rekaman video pada Minggu (4/10/2026) yang memperlihatkan puluhan mesin beroperasi di kawasan sungai setempat. Aktivitas ini dikabarkan telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan diduga dibiarkan berjalan oleh pihak aparat setempat. Jika benar, maka ini bukan sekadar pelanggaran izin, melainkan kelalaian berat yang patut ditelusuri.
 

Pola yang Sama: Terbuka, Berulang, dan Sulit Tuntas Kedua lokasi memperlihatkan pola yang identik: aktivitas berjalan secara terbuka, berulang setelah sebelumnya ditertibkan, dan berlangsung dalam waktu lama.

Hal ini memperkuat dugaan adanya jaringan penyangga yang lebih luas — pihak yang membiayai alat, menampung hasil tambang, serta memberikan perlindungan sehingga PETI terus hidup kembali.

1
2
3
4
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita