Dirgahayu Ri Ke-81: Sekjen Rajawali Kenang Perjuangan Wartawan Yang Sering Terintimidasi
“Media lokal, penerbit kecil, serta lembaga masyarakat sipil yang mandiri—mereka adalah mata dan telinga negara di lapisan paling bawah. Namun sayangnya, kesejahteraan mereka jarang menjadi prioritas.
Peralatan kerja terbatas, perlindungan hukum belum terjamin, penghasilan tidak pasti, sementara tekanan terus datang dari segala arah. Seolah-olah negara hanya membutuhkan suara mereka, namun lupa memberikan tempat yang layak bagi mereka,” tegasnya.
Oleh karena itu, di momen kemerdekaan ini, Sekjen RAJAWALI memohon dengan sangat agar pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan benar-benar hadir dan peduli.
“Kami meminta kepada negara: jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Berikan perlindungan yang nyata, jaminan keamanan saat meliput, serta perhatian yang layak bagi kesejahteraan media kecil dan lembaga independen. Karena jika mereka bungkam, maka rakyat akan buta, dan demokrasi akan mati pelan-pelan,” harapnya.
“Kemerdekaan yang sesungguhnya bukan hanya bebas dari penjajah asing, tapi juga bebas dari rasa takut saat menyuarakan kebenaran. Mari kita wujudkan itu bersama,” pungkas Krista Hadiwijaya.
RAJAWALI berjanji akan terus berdiri di barisan paling depan, menjadi rumah bagi para kuli tinta dan pejuang kebenaran, serta terus mengawal agar kemerdekaan ini benar-benar dirasakan adil oleh seluruh anak bangsa.
(Team)


