Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik
Sementara penghargaan ketiga, Bronze Winner kategori Program Kehumasan Pemerintah, subkategori Kementerian, diraih melalui program Zikir dan Doa Kebangsaan. Program ini menjadi bagian dari komunikasi publik Kemenag dalam menghadirkan pesan keagamaan yang memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kebangsaan.
“Jadi, bagi kami ketiganya bukan hanya soal kanal atau program. Ada manfaat publik yang ingin kami hadirkan. Kami berkomitmen agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi, semakin dekat dengan layanan Kemenag, sekaligus mendapatkan pesan keagamaan yang menyejukkan dan menguatkan kebersamaan,” tutur Thobib.
AHI 2026 diikuti ratusan entry dari puluhan korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Penjurian berlangsung secara luring dan daring selama lima hari, 1–5 September 2026.
Peserta melalui tahapan seleksi ketat, mulai administrasi, presentasi, hingga penilaian final oleh dewan juri dari kalangan ahli dan praktisi komunikasi, media, akademisi, serta pakar keterbukaan informasi publik.
Thobib berharap capaian ini menjadi pemantik bagi seluruh jajaran kehumasan Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat.
“Apresiasi ini bukan tujuan akhir. Ini menjadi dorongan agar komunikasi publik Kemenag semakin terbuka, responsif, mudah dipahami, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya(red)


