Kekeringan mengancam, BMKG: Saat ini El Nino masuk kategori kuat

Kekeringan mengancam, BMKG: Saat ini El Nino masuk kategori kuat
Petani berjalan di lahan sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).
PERISTIWA
Rabu, 29 Jul 2026  03:49

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino kini telah memasuki kategori kuat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mempercepat langkah antisipasi melalui operasi modifikasi cuaca.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kekeringan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan El Nino dinyatakan aktif ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah Samudra Pasifik meningkat lebih dari 0,5 derajat Celsius di atas kondisi normal.

Saat ini, lanjutnya, indikator tersebut menunjukkan El Nino telah berada pada level kuat. Sehingga memerlukan kewaspadaan yang lebih tinggi.

"Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Nino kuat, jadi kita perlu mengantisipasi khususnya pada dua hal. Yang pertama, antisipasi terkait dengan kekeringan, dan yang kedua terkait dengan kebakaran hutan dan lahan," ujar Faisal, Selasa 28 Juli 2026.

Sebagai langkah mitigasi, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sejumlah mitra swasta melaksanakan operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah.

Upaya ini difokuskan untuk meningkatkan ketersediaan air di waduk-waduk yang menjadi penopang kebutuhan irigasi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan air bersih.

Menurut Faisal, Indonesia memiliki sekitar 240 waduk yang menjadi sasaran pengisian cadangan air melalui rekayasa cuaca.

"Kita punya 240 waduk, beberapa memang tidak semua itu kita coba isi agar bisa difungsikan untuk PLTA, bisa difungsikan untuk irigasi, dan air bersih," katanya.

1
2
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#kekeringan
#el nino
#bmkg
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita