Angka Janda Masih Terdepan, Tingkat Perceraian di Boyolali Sepanjang 2022 Ternyata Masih Tinggi. Mayoritas Istri Gugat Suami Karena Faktor Ekonomi

Angka Janda Masih Terdepan, Tingkat Perceraian di Boyolali Sepanjang 2022 Ternyata Masih Tinggi. Mayoritas Istri Gugat Suami Karena Faktor Ekonomi
Ilustrasi
SOLO RAYA
Rabu, 11 Jan 2023  01:23

Dari berita sebelumnya, kasus perceraian di Boyolali mencapai 1.870 perkara pada 2021. Angka tersebut lebih tinggi tipis dibanding 2021.

Total kasus perceraian pada 2021 mencapai 1.832 kasus. untuk penyebab perceraian di Boyolali, Arief menjawab faktor ekonomi yang menjadi penyebab paling sering.

“Ada juga kekerasan dalam rumah tangga [KDRT]. Bisa terjadi kekerasan antara suami ke istri, atau sebaliknya. Kemudian ada pihak ketiga, lalu masalah moral dan akhlak misal suami sering minum-minuman keras berjudi. Lalu ada suami yang pergi tidak bertanggungjawab tidak menafkahi. Semuanya itu frekuensinya kecil, paling sering ekonomi,” jelasnya pekan lalu.

Kemudian, mengenai pembuktian terkait kasus KDRT, Arief mengatakan biasanya harus ada saksi yang melihat kekerasan itu terjadi.

“Jadi tidak bisa saksi itu bilang kalau dia hanya berdasarkan cerita suami atau istri. Untuk visum seperti itu bukti pendukung. Jadi harus ada saksi yang benar-benar melihat,” kata dia.*(slo/her)

Editor: Awi

<<
1
2
Tampilkan Semua
TAG:
#angka cerai
#2022
#boyolali
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita