Gempa dan Aktifitas Gunung Slamet Keluarkan Asap, BPBD Imbau Warga Tenang
Sementara hasil pengamatan tiltmeter di Stasiun Cilik juga memperlihatkan kemiringan yang stabil sejak awal 2025, setelah sebelumnya sempat menunjukkan tekanan internal dan pergerakan magma.
“Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung dan wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah puncak,” kata Andi.
Ia menambahkan, PVMBG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Slamet.
BPBD Banyumas juga berkoordinasi dengan PVMBG Badan Geologi di Bandung serta Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik, dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Diketahui, PVMBG menaikkan status Gunung Slamet dari Level I (normal) menjadi level II (waspada) sejak 19 Oktober 2023 akibat peningkatan aktivitas vulkanik.
Hingga kini, status tersebut belum mengalami perubahan.


