Akrab di Ziarahi Pejabat, Punden Pundung Wiso Kusumo di Desa Kalangan Gemolong Sragen Dipercaya Keturunan Raja Keraton Surakarto Hadiningrat
"Biasanya kalau permohonannya terkabul, mereka ada yang slametan atau ada juga yang syukuran menyembelih kambing lalu masak di sini atau sekitar makam Punden Pundung Wiso Kusumo." terangnya.

(Ketua BPAN LAI Sragen Eka Awi wisata religi melihat kondisi langsung jejak Keraton Surakarta Hadiningrat di Punden Pundung Wiso Kusumo. Foto: Istimewa)
Dari cerita turun temurun, sosok Wiso Kusumo dipercaya sebagai anak raja dari seorang selir. Dia mengembara dari Solo menuju ke utara bersama dua abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo, yakni Tumenggung Natar Nyawa dan Indra Nitis.
Alhasil, mereka tiba di sebuah wilayah yang kini namanya menjadi Dukuh Sentanan. Setelah itu, mereka berpencar namun lokasinya tidak jauh, yakni Tumenggung Natar Nyawa tetap di Dukuh Sentanan, Wiso Kusumo menetap di Dukuh Ngronggah. Sedangkan Indra Nitis tinggal di tempat yang sekarang menjadi Dusun Karangmojo, Desa Kalangan tersebut. (Awi/Tim)


