Wartawan dan Kamarudin Simanjuntak Diusir saat Wawancara di Kejari Kabupaten Tangerang

Wartawan dan Kamarudin Simanjuntak Diusir saat Wawancara  di Kejari Kabupaten Tangerang
Foto: Pengacara Kamarudin Simanjuntak (kanan) dan di sebelahnya Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Doni Saputra tengah berdebat karena melarang sesi wawancara di lokasi tersebut.
DAERAH
Sabtu, 23 Mar 2024  22:24

Mantan pengacara Brigadir Joshua kasus Ferdy Sambo, Kamarudin Simanjuntak beserta awak media mengamuk di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang. Lantaran, mereka diusir oknum jaksa dan petugas keamanan yang salah satunya anggota TNI saat sesi wawancara, Jumat (22/3/2024).

"Ada apa ini, maka kami beri keterangan, kalau dikatakan melanggar, melanggar apa? Pasal berapa, undang-undang nomor berapa? Saya datang ke lokasi ini justru berdasarkan undangan Kejaksaan," ucap Kamarudin saat diusir petugas keamanan.

Kemudian, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Doni Saputra menyambutnya dengan nengatakan, tidak boleh di lokasi ini. Komarudin pun lalu meminta jaksa tersebut menerangkan alasan pengusiran itu.

Sementara, Doni menyatakan bila di kantornya terdapat zona hijau, zona kuning dan tempat orang berkumpul yakni ruang tunggu. "Kami di kantor ini ada zona hijau, ada zona kuning tempat orang berkumpul pun ada," kata Doni.

Kamarudin menegaskan saat sesi wawancara, lokasinya berada di area publik. Yakni, di luar gedung Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang pada sisi jalan aspal. 

"Iya, tapikan kami di luar. Dan tidak mengganggu apapun," ucap Kamarudin, Sabtu (23/3/2024).

Kamarudin menuturkan bila hidup ini bermasyarakat, negara ini negara hukum jadi hidup harus bersama-sama.

"Karena itu tulislah kami diusir dari halaman Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, pada saat wawancara," ujarnya.

Doni kembali berdalih bila tindakannya bukan menghalangi tugas jurnalistik dan juga mengusir. Mereka itu salah tanggap saja atas tindakan pihaknya.

"Kita minta geser agar wawancaranya ke arah PTSP atau dekat musholla agar tidak mengganggu keluar masuk mobil. Namun, kawan kita ini malah salah tanggap, dianggapnya anggota kita menghalangi wawancara dan mengusir mereka," kata Doni. (*)

TAG:
#wartawan
#kamarudin simanjutak
#tangerang
Berita Terkait
PWI Muba, Sumsel, Minta Wartawan Patuhi Protokol Kesehatan dan Berpegang Pada Kode Etik Jurnalistik
PWI Muba, Sumsel, Minta Wartawan Patuhi Protokol Kesehatan dan Berpegang Pada Kode Etik Jurnalistik
PWI Muba, Sumsel, Minta Wartawan Patuhi Protokol Kesehatan dan Berpegang Pada Kode Etik Jurnalistik
PWI Muba, Sumsel, Minta Wartawan Patuhi Protokol Kesehatan dan Berpegang Pada Kode Etik Jurnalistik
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pelajar wanita ditabrak KRL di Stasiun Jurangmangu, status terakhirnya bikin heboh
Viral! Brand miras bikin tantangan minum gratis pakai hafalan Al-Qur'an
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dinilai mulai bermanuver mengalihkan publik soal substansi perkara
Usai laporkan kematian tak wajar, keluarga Sutrimo minta perlindungan Polisi 
Jelang ekshumasi, Polisi jaga ketat makam Sutrimo di Banyumas
Indeks Berita