Tanpa Papan Nama Proyek serta abaikan K3. Rehabilitasi Gedung Sekolah SMP Negeri 1 Tulung Selapan terindikasi korupsi

Tanpa Papan Nama Proyek serta abaikan K3. Rehabilitasi Gedung Sekolah SMP Negeri 1 Tulung Selapan terindikasi korupsi
Foto: SMP N 1 kecamatan Tulung selapan oki
SUMSEL
Selasa, 02 Jan 2024  19:36

OKI_ AliansiNews.id.

Pengerjaan proyek dana alokasi khusus (DAK) yang melekat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Ogan Komering Ilir saat ini sedang masa dalam pelaksanaan, Salah satunya SMP Negeri 1 yang terletak di wilayah kecamatan Tulung Selapan

Berdasarkan hasil pantauan awak media beserta lembaga saat tinjauan langsung kelapangan, Selasa (2/1/2024) tidak menemukan Keberadaan Papan nama proyek, sebagai syarat pekerjaan yang menggunakan uang negara. Para pekerja proyek di sekolah itu rata-rata mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dengan tidak adanya Papan Plang impormasi proyek ini, maka pihak sekolah atau kontraktor dengan sengaja tidak mengindahkan perpres No.7 tahun 2012 tentang pemasangan papan plang Proyek, serta keppres No 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah di wajibkan utk memasang papan nama proyek. Berdasarkan undang-undang keterbukaan informasi publik (UU KIP)," Ujar Syamsudin Djoesman

Lanjutnya, seharusnya pihak pelaksana kegiatan rehabilitasi sekolah tidak hanya mengutamakan ketepatan waktu dan mutu, namun juga harus menerapkan prinsip Keselamatan, Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal tersebut di atur berdasarkan, Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker No 5 Tahun 1996. Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Permenaker No 4 Tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Tata Cara Penunjukan Ahli Keselamatan Kerja (P2K3)."jelas, Ketua DPD LAI Sum-sel tersebut.

Dengan tidak adanya papan proyek sudah memperlihatkan bentuk tidak transparan pihak pelaksana dalam pelaksanaan pengerjaan proyek di lapangan. Papan proyek tersebut sebagai wahana informasi publik yang perlu disampaikan kepada umum sehingga tidak muncul kecurigaan-kecurigaan bagi pihak lain." sambungnya

Berdasarkan hasil temuan tersebut memperlihatkan bahwa pengawasan Dinas Pendidikan kabupaten OKI selaku pihak terkait yang terkesan tutup mata.

Harusnya Dinas pendidikan Kabupaten OKI memberikan himbauan atau teguran keras kepada seluruh pelaksana pembangunan yang mengerjakan proyek Rehab gedung SMP Negeri 1 tanpa memasang papan nama, bukan malah terkesan membiarkanya dan diduga ada main dari pihak pihak terkait,”.

DPD LAI-SUMSEL, dalam Waktu dekat akan segera melaporkan temuan ini, ke Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten OKI, inspektorat serta Kejari OKI untuk segera melakukan penyelidikan guna menindak lanjuti temuan tersebut, demi terwujud nya Kabupaten OKI yang Lebih Maju kedepan." tungkasnya

Sementara sampai berita ini di terbitkan pihak pelaksana Kegiatan rehabilitasi SMP Negeri 1, saat di konfrimasi melalui via WhatsApp tidak ada respon terkesan di abaikan. (Tri Sutrisno)

TAG:
#
Berita Terkait
Satgas Saber Pungli seolah mati suri, Pungli di perlintasan Desa Ulak Paceh jaya kian marak
Satgas Saber Pungli seolah mati suri, Pungli di perlintasan Desa Ulak Paceh jaya kian marak
Satgas Saber Pungli seolah mati suri, Pungli di perlintasan Desa Ulak Paceh jaya kian marak
Satgas Saber Pungli seolah mati suri, Pungli di perlintasan Desa Ulak Paceh jaya kian marak
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
2 tersangka kasus narkoba di Polres Ngawi dinikahkan
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Indeks Berita