Saking Geregetan Juga Jadi Panutan Warga, 2 Kades Gondrong di Grobogan Dipangkas Bupati Langsung Rambutnya

Saking Geregetan Juga Jadi Panutan Warga, 2 Kades Gondrong di Grobogan Dipangkas Bupati Langsung Rambutnya
Foto: Dua kepala desa (kades) gondrong dicukur rambutnya oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (24/1/2023). (Dok)
SOLO RAYA
Rabu, 25 Jan 2023  13:17

GROBOGAN - Mungkin saking geregeten, disisi lain karena sebagai pamomong atau panutan masyarakat juga. Dua kepala desa (kades) di Grobogan, dicukur rambutnya oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (24/1/2023).

Diketahui Kedua kades itu adalah Kades Sambung, Kecamatan Godong (Arif Sofianto), dan Kades Guyangan, Kecamatan Godong (Suhadi).

Bupati Sri Sumarni terpaksa memangkas sendiri masing-masing rambut gondrong kedua kades tersebut di ruang kerjanya. 

"Rambut gondrong sebenarnya tidak ada hubungannya dengan hal lain. Tapi, mungkin kurang rapi, makanya saya potong. Harapannya dalam melayani rakyat lebih baik," kata Sri Sumarni, di hadapan sejumlah kades lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua kades gondrong tersebut bersama belasan kades yang tergabung dalam paguyuban kades se-Kabupaten Grobogan (Demang Manunggal) menemui Bupati Sri untuk mengklarifikasi serta memohon permintaan maaf soal sempat viralnya video "sentil nama Jokowi".

"Saya mewakili para kades menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas apa yang kami lakukan. Itu hanya guyonan dan bukan Pak Jokowi Presiden Indonesia yang saya sebut melainkan Pak Jokowi seorang RT teman baik saya," kata Kades Sambung Arif Sofianto, sembari menunduk.

Atas kejadian itu, Sri Sumarni pun meminta para kades untuk lebih mengedepankan sikap menebar kebaikan.

"Lebih berhati-hati dalam bersikap dan terus menebar kebaikan," kata Sri Sumarni.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Moh Sumarsono memastikan tidak ada sanksi terkait video itu. Namun pihaknya akan memberikan pembinaan kepada para kades.

"Tidak ada sanksi, namun kami berikan pembinaan agar lebih baik lagi dan tidak mengulangi lagi," pungkas Sumarsono. (kmc/bud) 


Editor :Awi

TAG:
#dua kades
#rambut
#bupati
#grobogan
Berita Terkait
Terkait Viral Marak Tambang Ilegal di Wilayah Klaten, Bupati Mulyani Akui Sempat Adanya Curhat Mengeluh ke Walikota Gibran. Pihaknya Berharap Aparat Ambil Tindakan Tegas
Terkait Viral Marak Tambang Ilegal di Wilayah Klaten, Bupati Mulyani Akui Sempat Adanya Curhat Mengeluh ke Walikota Gibran. Pihaknya Berharap Aparat Ambil Tindakan Tegas
Terkait Viral Marak Tambang Ilegal di Wilayah Klaten, Bupati Mulyani Akui Sempat Adanya Curhat Mengeluh ke Walikota Gibran. Pihaknya Berharap Aparat Ambil Tindakan Tegas
Terkait Viral Marak Tambang Ilegal di Wilayah Klaten, Bupati Mulyani Akui Sempat Adanya Curhat Mengeluh ke Walikota Gibran. Pihaknya Berharap Aparat Ambil Tindakan Tegas
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Sinergi KKP dan Pemangku Kepentingan Diperkuat, Sukabumi Disiapkan Jadi Pilot Project Percepatan Layanan Sektor Kelautan dan Perikanan
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan, Dorong UMKM Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing
KKP dan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Perkuat Standar Budidaya melalui Sosialisasi CPIB dan CBIB
DPU Kabupaten Sukabumi Genjot Rehabilitasi Jaringan Irigasi Citepus, Perkuat Pasokan Air untuk Pertanian
DPU Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Kualitas Ruas Jalan Jaksa Agung R. Suprapto di Palabuhanratu
Indeks Berita