Polisi amankan saksi kunci kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana

Polisi amankan saksi kunci kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana
Foto: Proses evakuasi kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang
PERISTIWA
Senin, 13 Mei 2024  18:07

Polisi menyebut sopir dan kernet bus maut Trans Putera Fajar di Ciater, Subang, Jawa Barat yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok, sebagai saksi kunci. Kernet bus tersebut telah diamankan polisi.

"Kernet sudah kami temukan juga, kami sudah amankan juga," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Wibowo, Senin (13/5/2024).

Kernet tersebut, kata dia, masih menjalani pemeriksaan intensif. Mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu mengatakan, kernet itu bakal jadi saksi kunci guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan itu.

Kemudian sopir bus itu bernama Sadira tengah dirawat dan belum dapat dimintai keterangan.

"Untuk sopir kan sementara belum kita periksa. (Belum diperiksa, red) karena masih dalam kondisi luka dan saat ini masih dalam perawatan medis," ujarnya.

"Tapi tentu ke depan kita sudah punya rencana penyelidikan langkah langkah yang kita lakukan kita akan periksa nanti," lanjutnya.

"Ini saksi kunci, sekarang sedang dalam pemeriksaan juga oleh penyidik Polres Subang. Nanti kita juga akan minta keterangan saksi ahli pidana kemudian kita juga akan koordinasi juga dengan kejaksaan termasuk juga dengan Dishub dan BPTD, balai pengelola transportasi darat terkait spesifikasi jenis kendaraannya," kata dia lagi.

Sebelumya, keluarga salah satu korban kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, minta keadilan hukum atas peristiwa yang merenggut 11 korban jiwa itu.

Keluarga dari Suprayogi (63), guru yang menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan bus rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat, meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Kepada Bapak Kapolri untuk menindak kasus ini secepat mungkin. Kami meminta keadilan seadil-adilnya," kata Karnain yang merupakan adik kandung Suprayogi seusai melaksanakan pemakaman di tempat pemakaman umum (TPU) Parung Bingung, Kota Depok, Minggu (12/5/2024).

Karnain menyoroti dugaan penyebab terjadinya kecelakaan karena terjadinya rem blong dan kondisi bus yang tidak sesuai standar keamanan.

TAG:
#smk lingga kencana
#kecelakaan bus
#depok
#subang
#laka lantas
Berita Terkait
Tak ada jejak rem, polisi akan libatkan tim ahli selidiki kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok
Tak ada jejak rem, polisi akan libatkan tim ahli selidiki kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok
Tak ada jejak rem, polisi akan libatkan tim ahli selidiki kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok
Tak ada jejak rem, polisi akan libatkan tim ahli selidiki kecelakaan maut bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Indeks Berita