Pj. Gubernur Papua Barat dan sejumlah Pejabat tinjau lokasi tanah longsor di Distrik Minyambouw, Pegunungan Arfak

Pj. Gubernur Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere bersama Ketua DPRD Provinsi Papua Barat, Orgenes Wonggor, dan Kepala BPBD Papua Barat Derek Ampnir meninjau lokasi tanah longsor di Kampung Mbenti dan Apui di Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf).
Kunjungan tersebut disertai dengan pemberian bantuan untuk warga terdampak bencana tanah longsor di Kabupaten Pegaf.

Pj. Gubernur dan rombongan pertama kali singgah di Kampung Mbenti kemudian dilanjutkan ke Kampung Apui dan Air Terjun.
Laporan dari tim Aliansi (AliansiNews dan Aliansi Indonesia), wilayah Kampung Apui membutuhkan penangangan segera karena di Kampung tersebut rawan terjadi longsor kembali apabila turun hujan deras.

Begitu pula dengan jalan Air Terjun yang terputus akibat longsor harus ada tindakan segera, karena jalan tersebut menghubungkan antara Manokwari, Anggi dan Pegaf.

"Jalan Air Terjun itu sangat vital karena merupakan jalan lintas yang meghubungkan Manokwari, Anggi dan Pegaf. Jalan alternatif memang ada, namun harus melalui Manokwari Selatan, sehingga sangat jauh dan dari segi waktu maupun biaya perjalanan luar biasa membengkak," kata Puji Santoso, ketua tim Aliansi.
'Dengan Bapak Gubernur meninjau langsung ini tentu sangat diharapkan ada perhatian khusus dsn penanganan segera. Kalau soal logistik berupa makanan, pakaian dan obat-obatam, itu sudah pasti sangat dibutuhkan. Namun ada hal-hal lain juga yang sangat membutuhkan penanganan segera," kata Puji.
Terpantau turut mendampingi kumjungan Pj. Gubernur Papua Barat dan rombongan tersenut, di antaranya Kepala kajaksaan Tinggi Provinsi Papua Barat Harun Siregar, KaFasharkan Kolonel Laut Angki Ferdianta, Bupati Pegunungan Arfak Yosias Saroy,, Dandim 1812/Pegunungan Arfak Letkol Inf. Alexander Eko Setiawan, Kapolres Pegunungan Arfak Kompol Isaac Koko Hosio, dan sejumlah pejabat lainnya di tingkat provinsi maupun kabupaten.












