Pesan pilu ibu dan anak tinggal kerangka di Bandung Barat, dari soal istri baru hingga uang sekolah

Pesan pilu ibu dan anak tinggal kerangka di Bandung Barat, dari soal istri baru hingga uang sekolah
Foto: Olah TKP di rumah penemuan kerangka ibu dan anak di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
PERISTIWA
Rabu, 31 Jul 2024  20:40

Terdapat pesan yang ditulis di dinding diduga ditulis oleh sang ibu dan anak yang tinggal kerangka kepada Mudjoyo Tjandra, suami dan ayah mereka.

Pada Selasa (30/7/2024) polisi dari Polres Cimahi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah penemuan kerangka ibu dan anak di Kompleks Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sang ibu, Iguh Indah Hayati (55 tahun), dan sang anak,Elia Imanuel Putra (25), ditemukan tinggal kerangka terbaring di dua kasur berbeda di dalam satu ruangan kamar tidur pada rumah di Jalan Selada, Perumahan Tanimuya Indah.

Olah TKP ini dilakukan oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi bersama Tim Dokter Forensik dari Rumah Sakit Sartika Asih Polda Jawa Barat untuk mendalami temuan dua kerangka tersebut.

Dalam penelusuran tempat kejadian perkara, ditemukan pesan yang diduga dituliskan oleh Indah dan Elia. Pesan itu menyinggung terkait istri baru dari sang suami.

"Jikalau kau menikah lagi, aku harap kau jangan menyakiti istri ketigamu nanti. Aku lihat kau sudah meminang istri baru lagi kan?" ungkap tulisan yang ditemukan di tembok rumah bagian ruang tamu dan kamar tidur.

"Yang dari Ciamis yang foto bersamamu itu. Dipakai di FB Hendra Setiawan. Di kolom komentar tertulis mengingat karena kau pernah gagal menjalani hubungan pada istri ke satu mu yang bernama Leony Maria Theressia," lanjutan pesan tersebut.

Dalam tulisan lainnya, tertulis judul "Pesan untuk Mudjoyo", diduga ditulis sang anak.

"Kalau buat janji jangan buat janji kalau ga bisa nepatin janji. Aku mau sekolah. Katanya mau bayar aku sekolah tapi semua itu dusta. Akan kubawa sampai mati semua janji manismu," tulis pesan tersebut.

Tulisan lainnya yang diduga ditulis Indah menjadi wasiat untuk mewakafkan rumah yang ditinggali Indah dan Elia.

"Aku minta rumah ini diwakafkan untuk mesjid Tanimulya. Kalau Mudjoyo Tjandra tidak menyerahkan untuk didirikan mesjid di tempat ini, berarti sudah menjadi penjahat karena merebut hak saya dan warga Tanimulya untuk warga RT 10. Pak RT tolong tagih rumah ini dan harus jadi mesjid atas kematian saya," tulisnya.

Tulisan lainnya yang diduga ditulis Elia, kembali menyinggung terkait uang sekolah.

"Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu. Katanya raihlah cita-citamu setinggi langit, tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah. Maafkan aku tidak bisa menjadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna. Termasuk istrimu aja kau tinggalkan karena kau menuntut dia menjadi sangat sempurna. Tapi ketahuilah, hanya Tuhan yang sempurna," tulis pesan tersebut.

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menyatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian ibu dan anak tersebut karena masih menunggu hasil identifikasi dari tim forensik.

"Memang dari barang-barang yang kita temukan sudah ada bukti petunjuk, namun kami masih menunggu hasil dari tim forensik untuk bisa mengetahui penyebab kematian, sehingga kita bisa menyimpulkan dengan lebih jelas," kata Tri setelah mengikuti olah TKP ulang di lokasi kejadian, Selasa (30/7/2024).

Meski identitas dua kerangka yang ditemukan di atas kasur sudah diketahui, tetapi proses pengecekan dan identifikasi oleh tim dokter forensik tetap diperlukan untuk memastikan identitas mereka.

"Kita harus memastikan dengan jelas dan pasti, jangan sampai kita hanya berasumsi. Tim forensik akan membantu melalui tes DNA dan bukti penunjang lainnya untuk memastikan identitas mereka," jelas Tri.

Dari rumah tersebut, polisi membawa sejumlah barang bukti yang dapat membantu mengungkap misteri kematian dua kerangka ibu dan anak yang diketahui bernama Iguh Indah Hayati (55) dan Elia Imanuel Putra (24).

"Barang bukti yang kami ambil termasuk baju dan sisa-sisa air di dekat tempat kerangka ditemukan," tambah Tri.

TAG:
#penemuan mayat
#bandung barat
#polres cimahi
#jabar
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi Garut Berjenis Intraslab Earthquake
BMKG: Gempa Bumi Garut Berjenis Intraslab Earthquake
BMKG: Gempa Bumi Garut Berjenis Intraslab Earthquake
BMKG: Gempa Bumi Garut Berjenis Intraslab Earthquake
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Indeks Berita