Ngaku keponakan jenderal, menganiaya sambil live

Ngaku keponakan jenderal, menganiaya sambil live
Foto: Y yang mengaku keponakan jenderal menganiaya seseorang dan disiarkan live.
HUKUM
Senin, 29 Apr 2024  09:08

Viral aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pria berinsial Y kepada N di Kota Bandung, Jawa Barat, yang dilakukan sambil siaran langsung (live).

Dalam video terlihat korban sampai menjerit-jerit saat dipukul. Dia juga dikabarkan diancam menggunakan pisau yang diletakan di area perut korban.

Dalam aksi siaran langsungnya, pelaku mengaku sebagai keponakan seorang perwira tinggi TNI, Mayjen TNI Rifky Nawai. 

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman memebenarkan adanya perundungan tersebut. Korban pun telah membuat laporan polisi.

"Korban terkait yang viral di atas baru membuat laporan polisi kemarin siang di Satreskrim Polrestabes Bandung," kata Rahman saat dihubungi, Senin (29/4/2024).

Rahman mengatakan, saat ini terduga pelaku masih dalam pengajaran. Polisi mendesak kepada Y untuk segera menyerahkan diri.

"Tentunya kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait hal tersebut, kemudian melakukan pencarian terhadap yang diduga pelaku inisial Y," jelasnya.

Sementara itu, Rahman membantah Y dibebaskan oleh penyidik karena memiliki kerabat seorang jenderal.

Dia memastikan siapapun yang melanggar hukum akan diproses sesuai Undang-undang. 

"Terhadap berita bahwa tidak dilakukan penahanan terhadap pelaku karena alasan keponakan petinggi itu tidak benar, karena kami dari Satreskrim Polrestabes masih melakukan pencarian diduga pelaku," pungkas Rahman.

TAG:
#viral
#penganiayaan
#bandung
#live
Berita Terkait
Viral: Pria Bermobil Pelat Polri Tenteng Senjata Hingga Pukul Sopir Taksi Online, Polda Metro Buru Pelaku
Viral: Pria Bermobil Pelat Polri Tenteng Senjata Hingga Pukul Sopir Taksi Online, Polda Metro Buru Pelaku
Viral: Pria Bermobil Pelat Polri Tenteng Senjata Hingga Pukul Sopir Taksi Online, Polda Metro Buru Pelaku
Viral: Pria Bermobil Pelat Polri Tenteng Senjata Hingga Pukul Sopir Taksi Online, Polda Metro Buru Pelaku
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Ekshumasi Sutrimo rampung, butuh 2-3 minggu ungkap penyebab kematian
Ekshumasi Sutrimo: Dokter forensik dalami buih keluar dari mulut
UHN Sugriwa Lahirkan 608 Sarjana, Rektor Dorong Bangun Daerah
Evakuasi Korban Kapal Penumpang Terbakar di Selat Lombok Masih Berlangsung: 173 Orang Berhasil Dievakuasi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin yang Terbakar di Perairan Sekotong ​
Indeks Berita