Maraknya Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah

Maraknya Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah
 
JATENG-DIY
Rabu, 27 Apr 2022  13:54

PATI, Media Aliansi Indonesia - Tim Investigasi mengungkap praktik penyalahgunaan dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya jenis solar bersubsidi. Kejadian penimbunan ini terjadi di  beberapa titik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Ternyata kasus penimbunan BBM bersubsidi ini terjadi bukan kali ini saja. Kasus serupa sebelumnya juga sering terjadi dan terus terulang hingga saat ini.

"Tim kami melakukan investigasi berdasar laporan dari masyakarat bahwa maraknya penimbunan BBM bersubsidi, yang sangat berpotensi menimbulkan kerugian Negara, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah". Ujar salah satu anggota tim tersebut kepada Media Aliansi Indonesia

"Investigasi kami berjalan 3 hari dari tanggal 24 s/d 26 April 2022. Kami melakukan validasi terlebih dahulu untuk mengukur tingkat akurasi data yang disampaikan oleh tim kami di lapangan."

"Setelah 3 hari, akhirnya kami menemukan salah satu titik gudang penimbunan BBM bersubsidi tersebut, yang beralamat di Jl. Juwana - Tayu, Are Sawah, Genengmulyo, Kec. Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59152" Imbuh anggota Tim tersebut

"Saat kami masuk ke gudang tersebut, kami menemui 2 pekerja berinisial F dan A, yang sedang melakukan bongkar muat."

Saat ditanyakan F dan A baru bekerja selama 3 bulan di gudang Penimbunan tersebut. 

"Kami bekerja sampingan disini pak, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan tidak tahu bahwa yang kami kerjakan ini dilarang." Ujar A & F saat ditanya tim investigasi apakah mengetahui bahwa pekerjaan mereka merupakan tindak pidana. 

"Kami dibayar 100rb/hari, tapi tidak bekerja setiap hari pak, hanya saat ada muatan saja." Tambahnya

Setelah cukup lama berbincang, diketahui bahwa praktik ini sudah berjalan selama beberapa waktu dengan titik gudang yang berpindah - pindah dan hasil penimbunan tersebut dipergunakan untuk keperluan kapal. 

"Solar ini dikirim dari gudang ke perusahaan yang di semarang pak, setiap pengiriman 5 - 8 ton dengan harga Rp 6,200,-/liter."

Anehnya, saat tim menanyakan  kepada F & A apa tindakan Aparat Penegak Hukum selama ini, mereka menjawab "pernah beberapa kali ada yang datang pak, tapi setelah bertemu bos langsung kembali." Tutupnya

(KH) 

TAG:
#pati
#bbm bersubsidi
#penimbunan
#migas
Berita Terkait
Bupati Kudus Ancam Tutup 3 Sekolah: SMAN 1, SMPN 5, dan SMAN 2 Bae. Ini Sebabnya !
Bupati Kudus Ancam Tutup 3 Sekolah: SMAN 1, SMPN 5, dan SMAN 2 Bae. Ini Sebabnya !
Bupati Kudus Ancam Tutup 3 Sekolah: SMAN 1, SMPN 5, dan SMAN 2 Bae. Ini Sebabnya !
Bupati Kudus Ancam Tutup 3 Sekolah: SMAN 1, SMPN 5, dan SMAN 2 Bae. Ini Sebabnya !
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita