Manfaatkan Intensitas Curah Hujan Baik, Saka Wanabhakti Bersama Perhutani Karangasem Grobogan Giat Tanam Bersama

Manfaatkan Intensitas Curah Hujan Baik, Saka Wanabhakti Bersama Perhutani Karangasem Grobogan Giat Tanam Bersama
Foto: Satuan Karya Wanabhakti Kwarcab Grobogan bersama karyawan Perum Perhutani BKPH Karangasem, KPH Purwodadi dengan penuh semangat menggelar kegiatan penanaman pohon bersama di petak 9c RPH Karangasem, pekan lalu. (Dok)
SOLO RAYA
Minggu, 02 Apr 2023  09:53

GROBOGAN - Pengertian dan manfaat tentang reboisasi harus diperhatikan dengan baik oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan saat ini banyak sekali penebangan liar yang tentu saja merugikan bagi manusia. Dampaknya tidak akan dirasakan saat ini, namun bisa dirasakan beberapa puluh tahun ke depan.

Oleh sebab itulah kesadaran akan reboisasi ini perlu digalakkan kembali. Dampak dari maraknya penebangan hutan liar yang sering terjadi adalah maraknya tanah longsor, erosi tanah dan punahnya satwa yang ada.

Dengan memanfaatkan intensitas dan waktu adanya curah hujan tinggi yang cukup baik di penghujung bulan Maret 2023 ini, pada akhirnya mengundang para aktivis lingkungan untuk terus berkegiatan agar reboisasi dan penghijauan sukses global farming tidak berdampak.

Pantauan awak media dilapangan, tampak sejumlah puluhan remaja yang tergabung dalam Satuan Karya Wanabhakti Kwarcab Grobogan bersama karyawan Perum Perhutani BKPH Karangasem, KPH Purwodadi dengan penuh semangat menggelar kegiatan penanaman pohon bersama di petak 9c RPH Karangasem, pekan lalu. 

Kemudian dari kegiatan yang digelar mulai Jumat sore itu berhasil menanam sebanyak 300 bibit tanaman pohon kayu putih.

Sementara itu, Instruktur Saka WANABHAKTI Bambang Riyantono sekaligus sebagai Asper BKPH Karangasem KPH Purwodadi yang langsung memimpin kegiatan ini begitu antusias bersama rekan lainnya.

Reboisasi atau melakukan penghijauan kembali agar alam menjadi hijau dan biasanya dilakukan di hutan yang sudah menjadi gundul agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Hutan ini memiliki fungsi sebagai penyimpan cadangan air, pelindung manusia dan juga aneka satwa.

Dengan ditanaminya kembali hutan yang gundul tersebut persediaan udara, air dan bencana alam bisa dicegah. Banyak yang menyamakan reboisasi dengan penghijauan.

Disisi lain, menanggapi kegiatan ini, Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Wanabhakti Kwarcab Grobogan sekaligus Administrator Perum Perhutani /KKPH Purwodadi Dian Rahmawati, S. Hut menyatakan apresiasinya terhadap adik-adik Saka dan seluruh peserta kegiatan.

Dia juga mengatakan, pengertian dan manfaat reboisasi harus ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Tujuannya agar kesadaran anak untuk melakukan penanaman pohon semakin tinggi sehingga sampai dewasa akan selalu teringat untuk selalu menanam pohon dan merawat pohon dengan baik.

Lalu inisiator kegiatan yang dilakukan saat ini juga dengan penuh semangat dan senang hati, sekalipun kegiatan ada ditengah peribadatan puasa Ramadhan.

"Kegiatan penanaman yang digelar bersama ini bertujuan untukbmeningkatkan kepedulian terhadap hutan dan lingkungan. Intensitas curah hujan yang cukup diharapkan agar bibit yang ditanam akan dapat tumbuh baik dan produktif. Semoga kegiatan positif adik - adik SAKA WANABHAKTI ini menjadi sumber inspirasi positif bagi pemuda dan pelajar yang lain untuk mencintai lingkungan selain menjadi amal ibadah terlebih ditengah bulan suci Ramadhan ini." terangnya.

Sudah sepantasnya kita memiliki kepedulian terhadap penghijauan dan reboisasi yang ada. Terutama saat ini banyak sekali bencana alam yang disebabkan oleh ulah tangan manusia seperti banjir, tanah longsor dan masih banyak lagi lainnya.

Selain melakukan reboisasi, masyarakat dituntut untuk melakukan penghijauan dari sendiri sampai melakukan tebang pilih agar hutan terhindar dari kegundulan. (Budi/tim) 

Editor: Awi

TAG:
#aktivis
#kwarcab
#perhutani
#grobogan
Berita Terkait
Terlalu...!! Diduga Oknum Pegawai Perhutani Grobogan Berani Jual Beli Lahan Garap Aset Milik Negara, Warga Juga Resah Dengan Adanya Pungli
Terlalu...!! Diduga Oknum Pegawai Perhutani Grobogan Berani Jual Beli Lahan Garap Aset Milik Negara, Warga Juga Resah Dengan Adanya Pungli
Terlalu...!! Diduga Oknum Pegawai Perhutani Grobogan Berani Jual Beli Lahan Garap Aset Milik Negara, Warga Juga Resah Dengan Adanya Pungli
Terlalu...!! Diduga Oknum Pegawai Perhutani Grobogan Berani Jual Beli Lahan Garap Aset Milik Negara, Warga Juga Resah Dengan Adanya Pungli
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kejati Sumsel Selamatkan Uang Negara Rp1,2 Triliun, Tiga Tersangka Baru Kasus KUR Mikro Ditahan
Pemdes Upang Makmur Salurkan BLT Dana Desa (DD) Tahap Pertama untuk Lansia
TNI Hadir Untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Garuda Memasuki Proses Perakitan Besi WF
Imigrasi Klaim Dokumen Lengkap, Keberadaan TKA China di PLTSa Kramasan Tetap Jadi Sorotan
Polda Sumsel Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut di Posko DVI Palembang
Indeks Berita