Mengenal Dua Tokoh Banten yang Masuk di Kabinet Prabowo-Gibran

Mengenal Dua Tokoh Banten yang Masuk di Kabinet Prabowo-Gibran
Foto: kirikekanan Yandri Susanto-Iftitah Suryanagara
BANTEN
Senin, 21 Okt 2024  21:10

AliansiNews.ID-Banten, Dua tokoh asal Provinsi Banten yakni Yandri Susanto dan Iftitah Suryanagara masuk ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih, Yandri diumumkan menjadi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Sementara Iftitah menjadi Menteri Transmigrasi. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di dampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, minggu malam lalu 20/10/24 di istana negara.

Tercatat, Yandri Susanto merupakan tokoh di Provinsi Banten, Dirinya dua kali melenggang masuk menuju senayan menjadi anggota DPR RI dari dapil Banten II yakni Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon dari Partai Amanat Nasional (PAN). Yandri juga diketahui memiliki pondok pesantren Alquran Bai Mahdi Soleh Ma’mun di Pabuaran Kabupaten Serang

Terlahir pada 7 November 1974, Yandri memiliki karier politik yang panjang dan terbilang sukses. Ia pertama kali menjabat sebagai anggota DPR-RI pada tahun 2012, dan hingga kini telah mewakili Dapil Lampung I serta Banten II dalam tiga periode berbeda. Yandri Susanto menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengahnya di Bengkulu. Setelah meraih gelar sarjana di bidang Peternakan dari Universitas Bengkulu pada tahun 1998. Yandri, kemudian melanjutkan pendidikan S22 di Universitas KH. Abdul Chalim dan lulus pada tahun 2024.

Keikutsertaan Yandri di politik sebenarnya sudah sejak lama, Namun terlihat di publik pada tahun 2004 ketika dia mulai aktif di Barisan Muda (BM) PAN sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. Karir politiknya terus berlanjut, dia dipercaya menjadi Sekjen BM PAN pada 2006 hingga 2011.
Pada periode 2011-2016, Yandri menjabat sebagai Ketua Umum BM PAN yang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pemuda di partai. Selama masa tersebut dia juga aktif di KNPI sebagai Ketua Bidang Pariwisata.

Di kancah politik nasional, Yandri terpilih menjadi anggota DPR RI pada tahun 2012. Saat itu dia mewakili Dapil Lampung I sebelum kemudian mewakili Dapil Banten II sejak 2014. Pengalaman Yandri di DPR sangat luas, terutama dalam bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan ketika ia menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI dari 2019 hingga 2022.

Karir politik Yandri Susanto mulai diperhitungkan ketika dirinya secara internal partai dan didukung menggantikan peran Zulkifli Hasan(zulhas-red) menjadi Wakil Ketua MPR RI, sementara Zulhas sendiri dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Perdagangan.

Selain di bidang politik, Yandri juga memiliki pengalaman di sektor swasta. Dia pernah menjadi Tenaga Ahli DPR-RI/MPR-RI pada 2004 serta menjabat sebagai Direktur di beberapa perusahaan seperti PT Solusi Plus dan PT Suplai Plus pada periode 2004-2012.

Sementara itu, Letnan Kolonel (Letkol) TNI AD Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (Iftitah-red), Tak banyak tahu Iif sapaan akrabnya pernah mengenyam pendidikan dibangku sekolah SMP Negeri 1 Pandeglang tahun 1992.

Terlahir pada 10 Maret 1977. Pria yang akrab dipanggil Iif ini merupakan seorang pengusaha, investor, konsultan, dan veteran TNI-AD. Ia adalah lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1999 yang meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa dari Presiden Republik Indonesia. Iif dikenal sebagai pakar di bidang kavaleri.

Karir militer Iif Sulaiman terbilang prestasi, dimulai sebagai Komandan Peleton di Yonkav 8-Tank/Kostrad, kemudian menjabat sebagai Perwira Seksi Operasi. Dirinya diminta ke Aceh untuk membentuk satuan baru, Yonkav 11/Kodam Iskandar Muda.

Selama tiga tahun bertugas di Aceh, Iif lebih banyak menghabiskan waktu di medan tempur, terlibat dalam Operasi Rencong pada tahun 2003 dan Operasi Pemulihan Keamanan pada tahun 2004.

Setelah tsunami melanda, Iif dipercaya mengendalikan Operasi Bantuan Kemanusiaan pada tahun 2005, yang membawa berkah perdamaian bagi masyarakat Aceh.

Pada tahun 2006, Iif terpilih sebagai penjaga perdamaian di Lebanon, bergabung dengan Kontingen Garuda-XXIII A/UNIFIL. Ia juga diangkat sebagai perwakilan UNIFIL dan bersama perwira dari India dan Polandia, ia membawa bendera PBB dalam peringatan Hari Nasional Italia pada tahun 2007.

Setelah kembali dari Lebanon, Iif berperan penting dalam membidani dan membangun Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP TNI) di Sentul, Bogor. Pada tahun 2010, Mabes TNI menugaskannya sebagai Instruktur Internasional pertama di bidang Misi Pemeliharaan Perdamaian. Ia melatih 35 perwira dari 11 negara bersama instruktur dari Jerman dan Australia di New Castle, Australia.

Setelah 20 tahun berdinas di dunia militer, ia memutuskan pensiun dini ketika reformasi TNI mengamanatkan militer untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik dan bisnis.

Pasca-pensiun, Iif mengakuisisi beberapa perusahaan investasi dan konsultan yang ia rintis bersama para mitra bisnis. Selain aktif di dunia bisnis, Iif juga seorang praktisi, penulis, dan pengajar di berbagai institusi pendidikan. Keahlian dan pengalamannya di bidang investasi, ditunjang oleh pengetahuannya dalam strategi dan geopolitik, pertahanan dan intelijen, serta keamanan nasional dan regional, menjadikannya sosok yang berpengaruh di berbagai sektor.

Demikianlah artikel tentang 2 sosok mentri yang berasal dari Provinsi Banten dibawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan wakil Presiden Gibran Rangkabumi Raka.(ARM)

TAG:
#
Berita Terkait
 Perdana, 144 Atlet Unjuk diri di Kejuaraan Golf Walikota Tangerang 2024
 Perdana, 144 Atlet Unjuk diri di Kejuaraan Golf Walikota Tangerang 2024
 Perdana, 144 Atlet Unjuk diri di Kejuaraan Golf Walikota Tangerang 2024
 Perdana, 144 Atlet Unjuk diri di Kejuaraan Golf Walikota Tangerang 2024
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita