Gejolak Limbah Kandang Ayam di Winong Boyolali Berbuntut Panjang, Usai Spanduk Wisata Belek Lencung Sekarang Letupan Long Bumbung Menggelegar di Malam Hari

Gejolak Limbah Kandang Ayam di Winong Boyolali Berbuntut Panjang, Usai Spanduk Wisata Belek Lencung Sekarang Letupan Long Bumbung Menggelegar di Malam Hari
Foto: Warga Dusun Tegalrejo, Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota berdialog dengan aparat keamanan, Senin (1/5) malam. (Dok)
SOLO RAYA
Sabtu, 06 Mei 2023  12:13

BOYOLALI - Masih berbuntut panjang, tidak cukup hanya menyebar spanduk bernada protes akibat terganggu bau menyengat kotoran ayam, warga Dusun Tegalrejo, Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota kini aksi menyalakan long bumbung yang diarahkan ke kandang peternakan ayam, sejak Senin (1/5/2023) malam.

Informasi yang dihimpun, dimulai sekitar pukul 20.00, warga mengusung enam buah long bumbung ke ladang warga yang bersebelahan dengan kandang peternakan ayam. Moncongnya diarahkan ke kandang alhasil seperti masa ramadhan saja, lalu dinyalakan beberapa kali hingga terdengar suara menggelegar.

Dikonfirmasi awak media, Ketua RW 14 Dusun Tegalrejo, Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota Sukarman mengatakan, aksi protes bertujuan agar warga bisa bertemu pemilik peternakan untuk mencari solusi bau kotoran ayam dan dijanjikan bertemu Rabu nanti.

Akan tetapi warga kecewa, hingga Selasa pagi, belum ada surat yang memastikan waktu dan lokasi audiensi.

"Memang kemarin-kemarin nggak ada tanggapan. Komunikasi terputus. Jadi kami mengadakan aksi long bumbung. Karena mereka juga bikin warga stres dengan bau kotoran ayam. Kami pun bikin aksi supaya yang menghasilkan belek (kotoran, red) itu (ayam,red) juga stres. Aksi ini agar mereka merespons tuntutan warga,” terang dia.

Selain itu, salah satu tokoh pemuda desa Harsono juga mengatakan, bahwa warga ingin menyelesaikan masalah bau kotoran ayam secara baik-baik. Diantaranya menyampaikan ke dinas terkait.

Namun, selama 20 tahun terakhir, tidak ada kejelasan solusi. Bau menyengat limbah kotoran ayam selalu berulang. Itu membuat kejengkelan warga memuncak dan akhirnya menyalakan long bumbung.

“Awalnya (yang menyalakan long bumbung) hanya pemuda. Lalu beberapa orang dari pihak pemilik peternakan berteriak-teriak mengancam pemuda. Akhirnya semua warga kompak datang ke lokasi. Dari luar Desa Winong yang terdampak bau kotoran ayam juga datang. Mau usaha, ya usaha saja, tapi jangan merugikan warga sini. Karena selama ini baunya selalu berulang. Baunya merata,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Boyolali Kota AKP Joko Winarno menuturkan, pihaknya telah sigap dan tanggap untuk terjun ke lokasi untuk menenangkan warga agar suasana kondusifitas terjaga. 

“Kami mediasi. Alhamdulillah aman. Selesai pukul 23.00. Rencana besok pada Rabu ada pertemuan di kantor Desa Winong,” bebernya. (ras/dwi) 

TAG:
#wisata
#belek lencung
#spanduk
#boyolali
Berita Terkait
Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun
Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun
Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun
Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Proyek Peningkatan Jalan Trans Sabbang Tallang Sae di Seko Disorot, Material Yang Digunakan Diduga Ilegal
Indeks Berita