Film "Vina: Sebelum 7 Hari" sangat diminati masyarakat

Meski menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, film "Vina: Sebelum 7 Hari" ternyata sangat diminati dan laris manis.
Film berbasis kisah nyata tragedi pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky oleh geng motor pada 2016 lalu itu di tayangan hari pertama ditonton oleh 335.812 penonton.
Angka yang didapatkan oleh "Vina: Sebelum 7 Hari" itu tergolong tinggi untuk hari pertama dan menggeser posisi kedua yang ditempati oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 yang memperoleh 313.623 penonton.
Melansir data Bicara Box Office, rekor penonton tertinggi di hari pertama masih dipegang oleh Dilan 1991 dengan total 800.000 penonton.
Jumlah penonton film tersebut masuh konsisten tinggi, karena sampai hari ke-9 penayangannya di bioskop Tanah Air, film yang disutradarai Anggy Umbara itu mampu mencapai 3.583.840 penonton. Artinya rata-rata perhari sekitar 388.000 penonton.
"Sampai hari ke-9, 3.583.840 orang ingin membela keadilan Almarhumah Vina," tulis pihak Dee Company dikutip di Instagram miliknya, Sabtu (18/5/2024).
Tingginya minat masyarakat terhadap film "Vina: Sebelum 7 Hari" itu mendapat tanggapan positif dari Staf Ahli Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Muhammad Safei.
"Hak setiap orang untuk melihat dengan kacamata apa atau dari sisi yang mana, tapi saya pribadi ingin melihat dari sisi positifnya," ujar Safei, Minggu (19/5/2024).
Dia juga memberi apresiasi khusus karena film tersebut mampu "memaksa" pihak kepolisian khususnya Polda Jawa Barat (Jabar) untuk melakukan penyelidikan kembali kasus tersebut.
"Setelah film itu rilis baru pada sibuk kan. Seandainya tidak ada film itu mungkin saja, mungkin lho ya, kasus tersebut akan hilang ditelan waktu dan pelaku yang masih buron bisa tenang-tenang aja menikmati kebebasannya," kata dia.
Dia sangat berharap kasus tersebut benar-benar dituntaskan, karena pertaruhannya adalah citra kepolisian.
"Polisi, dengan segala keahlian dan kewenangannya seharusnya menurut saya tidak sulit untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus itu. Jika kemudian jadi sulit, ya entah ada apa di balik itu," pungkasnya.












