Angin puting beliung rusak 115 rumah warga di Malang

Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Minggu (2/11/2025) sore.
Akibat bencana ini, sebanyak 115 rumah warga dilaporkan rusak, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan cuaca ekstrem tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang diduga menjadi pemicu cuaca ekstrem yang mengakibatkan terjadinya angin puting beliung,” kata Sadono dalam keterangan resminya, Minggu (2/11/2025).
Sadono menjelaskan, dampak kerusakan tersebar di Dusun Krajan dan Dusun Semanding, dengan bagian atap rumah menjadi yang paling terdampak.
“Ada sembilan rumah rusak berat, 14 rusak sedang, dan 89 rumah rusak ringan. Selain rumah warga, ada satu bangunan balai RT dan dua musala di RT 3 RW 6 dan RT 5 RW 6,” bebernya.
Meski jumlah kerusakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Kabupaten Malang telah bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dan penanganan darurat di lokasi.
“Kami melakukan koordinasi dengan pihak terkait, melaksanakan asesmen dan identifikasi. Distribusi terpal untuk penanganan darurat juga akan kami lakukan,” jelas Sadono.
Sadono juga mengimbau masyarakat agar tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Malang.
“Kami mengimbau warga tetap waspada, dan terus memantau kondisi lingkungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat cuaca di wilayah itu mendung dan diiringi angin kencang.
Dalam waktu singkat, pusaran angin merusak atap rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon di sekitar permukiman.
Petugas kepolisian bersama BPBD, perangkat desa, dan masyarakat segera turun ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk melakukan pendataan dan membantu warga membersihkan puing-puing.
“Saat ini petugas bersama perangkat desa dan warga bahu membahu membersihkan genting rumah yang berjatuhan serta memotong pohon tumbang agar tidak menghalangi akses jalan,” pungkas AKP Bambang.












