Ditahan Kejagung, Berikut Profil Sekjen Partai Nasdem yang Jabat Menteri Kominfo

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penyediaan infrastruktur Base Trasceiver Station (BTS) 4G dan pendukung paket 1,2,3,4,5 BAKTI Kemenkominfo.
Berikut profil Johnny G Plate tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS dengan kerugian negara mencapai Rp 8,3 Trilun ini yang juga merupakan Sekjen Partai Nasdem itu.
Johnny G Plate merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kominfo) pada Kabinet Indonesia Maju sejak 2019 lalu.
Sebelum menjadi menteri, Johnny G Plate merupakan anggota DPR RI dari Partai Nasdem berdasarkan hasil Pemilu 2019.
Lulusan Universitas Katolik Atma Jaya yang memulai bisnis alat-alat perkebunan pada awal 1980-an tersebut juga pernah terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dari Partai Nasdem mewakili daerah pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur I.
Johnny G Plate terpilih dari daerah pemilihan NTT I meliputi Kabupaten Alor, Ende, Flores Timur, Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Sikka.
Saat di DPR pada 2014-2019, Johnny G Plate duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan.
Johnny G Plate di Partai Nasdem ditunjuk Surya Paloh sebagai Sekretaris Jenderal untuk periode 2019-2024.
Sebelum menjadi Sekjen Partai Nasdem, Johhny G Plate menjabat sebagai DPP bidang Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.
Pria kelahiran 10 September 1956 di Ruteng, Nusa Tenggara Timur, itu sebelum berkecimpung dalam politik, memulai bisnisnya sekitar awal tahun 1980 di bidang alat perkebunan.
Sukses di bidang perkebunan, Johnny G Plate bersama rekannya masuk ke bisnis transportasi penerbangan.
Johnny G Plate pernah memegang beberapa jabatan di berbagai perusahaan, seperti Komisaris PT Indonesia Air Asia, Komisaris PT Mandosawu Putratama Sakti, Komisaris Utama PT Aryan Indonesia, Direktur Utama Bina Palma Group dan Direktur Utama PT Air Asia Investama.












