Diduga Terjadi ‘Framing’ Jahat Terhadap Dua Oknum Wartawan yang Ditangkap Di Bogor, Polisi Harus Usut Pihak Pemberi Juga

Diduga Terjadi ‘Framing’ Jahat Terhadap Dua Oknum Wartawan yang Ditangkap Di Bogor, Polisi Harus Usut Pihak Pemberi Juga
 
JABAR
Sabtu, 14 Jan 2023  20:17

Ditangkapnya dua orang oknum wartawan yang diduga memeras perangkat Desa Sibanteng Kecamatan Leuwiliyang Kabupaten Bogor memunculkan masalah serius.

Yang pertama telah terjadi ‘framing’ jahat dengan adanya sejumlah media yang menyebut kedua oknum tersebut sebagai “wartawan gadungan”.

Yang kedua adalah dibangunnya narasi kedua oknum tersebut telah memeras perangkat desa terkait.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Media Aliansi Indonesia,  Muhammad Safei, saat dimintai tanggapan terhadap kasus tersebut yang disebut juga viral di berbagai media, Sabtu (14/01/2023).

“Kalau berdasarkan keterangan Bapak Supendy selaku Kepala Biro Bogor Barat Swaradesaku, media tempat bernaung kedua wartawan itu, jelas-jelas mereka bukan wartawan gadungan. Pihak-pihak yang mengeluarkan statemen kedua wartawan itu sebagai wartawan gadungan harus bisa mempertanggungjawabkan apa dasar menyebut mereka wartawan gadungan,” ujarnya.

Kemudian menurutnya, berdasarkan informasi dari berbagai sumber sebelumnya telah terjadi tawar menawar dan kemudian transaksi.

“Berarti ada dua pihak dong. Polisi harus benar-benar menggali apakah itu benar pemerasan atau penyuapan karena ada sebab-akibatnya. Kalau terpenuhi unsur penyuapan baik yang memberi maupun yang menerima sama-sama harus mempertanggungjawabkan secara hukum,” imbuh dia.

Dia juga meminta kepada para insan pers khususnya di wilayah Bogor agar terus mengawal kasus tersebut, jangan sampai penerapan hukum berat sebelah.

“Jika memang bersalah oke silakan diproses, namun jangan hanya pihak yang menerima atau diberi saja. Kita harus kawal proses hukumnya benar-benar adil dan transparan. Siapkan bantuan hukum dan kawal terus melalui media,” lanjut Safei.

Dia juga menegaskan Media AI sebagai partner Lembaga Aliansi Indonesia jika diminta siap mengirimkan pengacara untuk mendampingi kedua wartawan tersebut.

“Saya juga minta kepada rekan-rekan wartawan agar berpegang teguh pada kode etik jurnlistik, dan agar tidak tergiur dengan janji akan diberikan sesuatu untuk menahan sebuah berita atau temuan untuk tidak diberitakan. Hati-hati, bisa jadi itu sebuah jebakan,” pungkasnya.

(Tim) 

TAG:
#bogor
#wartawan
#suap
Berita Terkait
PEMKAB. Bogor Apresiasi PEMKAB. Sukabumi Optimalkan Peran Dan Kapasitas Kecamatan
PEMKAB. Bogor Apresiasi PEMKAB. Sukabumi Optimalkan Peran Dan Kapasitas Kecamatan
PEMKAB. Bogor Apresiasi PEMKAB. Sukabumi Optimalkan Peran Dan Kapasitas Kecamatan
PEMKAB. Bogor Apresiasi PEMKAB. Sukabumi Optimalkan Peran Dan Kapasitas Kecamatan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tebar Semangat Toleransi melalui Bakti Religi di Rumah Ibadah
Driver Ojol Pelaku Kekerasan Seksual Anak Ditangkap di Gandus, Polrestabes Palembang Pastikan Proses Hukum Maksimal
Isu Mengejutkan: Dugaan Pemerasan Rp1,05 Miliar Terhadap 21 Anggota DPRD, Nama Kasi Pidsus Indra Susanto Disorot
Rotasi Kapolda Kalbar Dpp lsm Maung Ucapkan Terima Kasih Kepada Irjen Pipit Rismanto, Sambut Pemimpin Baru 
Harga Ikan di Pasar Cibaraja Stabil, Dinas Perikanan Sukabumi Pastikan Pasokan Aman
Indeks Berita