Di Peringatan 40 Hari Meninggalnya Dul Kosim, Keluarga Minta Polda Metro Hentikan Fitnah kepada Almarhum

Di Peringatan 40 Hari Meninggalnya Dul Kosim, Keluarga Minta Polda Metro Hentikan Fitnah kepada Almarhum
 
HUKUM
Senin, 04 Sep 2023  21:57

Peringatan 40 hari meninggalnya Dul Kosim diiringi dengan memanjatkan doa untuk almarhum yang dihadiri oleh puluhan kerabat dan tetangga yang memadati gang sempit di depan rumah kontrakan almarhum. 

Hingga menjelang 40 hari sejak almarhum meninggal setelah dianiaya sejumlah oknum polisi dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ), almarhum Dul Kosim masih dinarasikan sebagai pelaku narkoba atau terlibat jaringan narkoba oleh pihak PMJ. 

Narasi yang menjurus fitnah itu sangat menyakiti perasaan keluarga dan kerabat almarhum. Mereka minta PMJ hentikan fitnah kepada almarhum Dul Kosim. 

Beberapa tetangga almarhum yang ditanya oleh Media AI menyatakan tidak percaya Dul Kosim terlibat jaringan narkoba apalagi bandar, jika dilihat dari keseharian maupun rumah kontrakan almarhum yang sangat sederhana. 

Sedangkan salah seorang Pengurus Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang ikut hadir sangat menyesalkan masih ditudingnya Dul Kosim sebagai pelaku narkoba. 

"Apapun, sesuai apa yang dikatakan oleh Dirreskrimum Polda Metro Jaya saat konferensi pers bahwa Dul Kosim meninggal setelah dianiaya dalam proses penyelidikan. Kata PENYELIDIKAN harus digaris bawahi, bahwa belum naik ke penyidikan dan belum ada tersangka, belum ada dua alat bukti permulaan yang cukup," tegasnya. 

Dia menduga masih dinarasikannya almarhum sebagai pelaku narkoba adalah untuk menutup-nutupi fakta yang sebenarnya. 

"Kuat dugaan kami almarhum adalah korban salah tangkap," tandasnya. 

Sementara itu salah seorang perwakilan keluarga menyatakan bahwa keluarga masih berduka atas meninggalnya Dul Kosim 40 hari lalu. 

Keluarga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Khusus LAI yang telah bekerja keras sehingga kasus hilangnya Dul Kosim, yang kemudian diketahui meninggal setelah dianiaya, bisa terungkap. 

Kepada pihak PMJ keluarga menyampaikan apresiasi atas ditahannya 7 oknum pelaku, serta telah ditangkapnya AKP Suhartono yang sempat buron. 

Namun keluarga meminta kepolisian memulihkan nama baik almarhum dan menghentikan fitnah bahwa Dul Kosim pelaku narkoba. 

Dampak fitnah itu sangat menyakiti keluarga, terutama anak-anak almarhum yang mulai menjadi korban bullying oleh teman-temannya, dengan sebutan "anak penjahat" atau "anak bandar narkoba".

"Tolonglah Bapak Polisi. Ini ada anak-anak yang kehilangan ayahnya, ada istri yang kehilangan suaminya, ada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Tolong jangan tambahi penderitaan kami dengan fitnah keji terhadap almarhum," tutupnya. 

(tim) 

TAG:
#dul kosim
#polda metro
#narkoba
Berita Terkait
Keluarga Dul Kosim Minta Polda Metro Transparan dan Publikasikan Oknum Polisi yang DPO
Keluarga Dul Kosim Minta Polda Metro Transparan dan Publikasikan Oknum Polisi yang DPO
Keluarga Dul Kosim Minta Polda Metro Transparan dan Publikasikan Oknum Polisi yang DPO
Keluarga Dul Kosim Minta Polda Metro Transparan dan Publikasikan Oknum Polisi yang DPO
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kisah kejujuran kurir Syarif: Kembalikan uang Rp 92 Juta yang salah transfer
Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest Meriahkan Alun-Alun Wonosobo, Hadirkan Tokoh Nasional
Kasus kematian Sutrimo penjaga rumah eks Jampidsus, LPSK jemput bola lindungi keluarga
Kirab bendera Merah Putih raksasa di Bogor dimeriahkan ribuan warga
Indeks Berita