Raja Surakarta PB XIII wafat, jenazah akan dikirab sebelum dimakamkan, ini rutenya

Raja Surakarta PB XIII wafat, jenazah akan dikirab sebelum dimakamkan, ini rutenya
 
SOLO RAYA
Minggu, 02 Nov 2025  14:37

Jenazah Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sinuhun Pakubuwono XIII Hangabehi akan dikirab dengan menggunakan kereta Rata Pralaya atau kereta jenazah, sebelum diberangkatkan menuju pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo, GKR Koes Moertiyah E Wandansari (Gusti Moeng) mengungkapkan, setelah prosesi pelepasan jenazah di Keraton Solo pada Rabu (5/11/2025), rencananya peti jenazah Raja Pakubuwono XIII akan dibawa menggunakan kereta jenazah.

"Rute seperti kemarin (prosesi pelepasan jenazah Sinuhun Pakubuwono XII)," kata Gusti Moeng kepada wartawan di Keraton Solo, Minggu (2/11/2025).

Adapun rute kirab jenazah dari Keraton Solo menuju rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung melewati kawasan Alun-Alun Kidul Keraton Solo dan melintasi Jalan Veteran dan berakhir di Jalan Slamet Riyadi Solo tepatnya Loji Gandrung untuk transit.

"Jadi dari dalam lewat Bangsal Magangan terus Alun-Alun Selatan, Plengkung Gading ke kanan terus Jalan Veteran. Nanti di perempatan Tipes belok kanan, terus nanti Slamet Riyadi ke barat (Loji Gandrung)," ujar dia yang juga adik kandung mendiang Raja Pakubuwono XIII.

Setibanya di Loji Gandrung, dia mengatakan, jenazah akan transit terlebih dahulu di rumah dinas Wali Kota Solo tersebut.

Setelah itu, peti jenazah akan dipindahkan ke mobil jenazah untuk melanjutkan perjalanan menuju tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman raja-raja di Imogiri.

"Di Loji Gandrung itu hanya berhenti untuk pemindahan dari kereta jenazah ke mobil ambulans, terus Imogiri lewatnya ya jalan biasa," ucapnya.

Sebelumnya, kabar duka datang dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo. Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII meninggal dunia pada Minggu pagi ini.

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukumnya, KPAA Ferry Firman Nurwahyu Pradotodiningrat, yang menjelaskan bahwa PB XIII tutup usia setelah menjalani perawatan medis sejak 20 September.

Pakubuwono XIII dikenal sebagai sosok pemimpin yang berupaya menjaga wibawa dan kehormatan keraton di tengah masa sulit. Dia berhasil memulihkan hubungan keluarga besar Kasunanan Solo setelah bertahun-tahun dilanda perpecahan pasca wafatnya PB XII.

Sosok Pakubuwono XIII turut dituliskan dalam buku Mengenal Budaya Nasional: Trah Raja-raja Mataram di Tanah Jawa oleh Joko Darmawan dan Takhta Raja-raja Jawa oleh Dwi Lestari, Minggu (2/11/2025).

TAG:
#pb xiii
#keraton solo
#mataram
#surakarta
#solo
Berita Terkait
Keraton Solo Memanas Kini Berbuntut Panjang, Penodong Pistol di Duga Pelakunya OKNUM APARAT. Gusti Devi: Kami Sudah Melaporkan Resmi Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Peristiwa Itu
Keraton Solo Memanas Kini Berbuntut Panjang, Penodong Pistol di Duga Pelakunya OKNUM APARAT. Gusti Devi: Kami Sudah Melaporkan Resmi Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Peristiwa Itu
Keraton Solo Memanas Kini Berbuntut Panjang, Penodong Pistol di Duga Pelakunya OKNUM APARAT. Gusti Devi: Kami Sudah Melaporkan Resmi Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Peristiwa Itu
Keraton Solo Memanas Kini Berbuntut Panjang, Penodong Pistol di Duga Pelakunya OKNUM APARAT. Gusti Devi: Kami Sudah Melaporkan Resmi Terkait Penganiayaan dan Pengeroyokan Peristiwa Itu
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita