BIDIK Desak BPK RI Sumsel Lakukan Pemeriksaan Fisik Kuantitas Proyek Puluhan Miliran di Dua Kabupaten.

PALEMBANG, Aliansinews -
Sekitar puluhan massa menamakan diri yakni Badan Informasi Data Investigasi Korupsi (BIDIK), menyambangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Selatan, dalam menyampaikan aspirasinya BIDIK mendesak pihak BPK Sumsel melakukan pemeriksaan fisik pada pekerjaan sejumlah proyek konstruksi dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Ogan Ilir diduga menyebabkan Negara mengalami kerugian hingga miliran rupiah.
Dalam aksi damai tersebut, Yongki Ariansyah, SH selaku Ketua BIDIK, menyampaikan beberapa poin penting pada pihak BPK RI Perwakilan Sumsel, diantaranya:
Meminta Kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan melalui Jajarannya untuk melakukan pemeriksaan fisik Pada Pekerjaan tersebut diatas secara menyeluruh. Mengingat pada pekerjaan konstruksi tahun lalu dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Ogan Ilir, ditemukan terdapat beberapa pekerjaan Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan Irigasi (JJI) yang diduga merugikan keuangan Negara.

Dan pada pekerjaannya, dan terdapat beberapa pekerjaan belanja modal dan belanja barang dan jasa kekurangan volume yang menyebabkan kerugian negara hingga Miliaran Rupiah, ujarnya.
“Kami juga meminta Kepada Pihak BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan untuk segera melakukan pemeriksaan fisik Pada kuantitas Pekerjaan tersebut diatas secara menyeluruh, mulai dari persiapan sampai dengan spesifikasi pekerjaan guna memastikan dugaan kurang pekerjaan tidak ada yang dibawah standar. Meminta BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan melakukan pemeriksaan penggunaan anggaran proyek tersebut secara cermat,” ungkap Yongki.
Senada dengan itu Mukri AS, selaku koordinator aksi, dalam aksi demo mengatakan, melakukan aksi unjuk rasa di BPK RI Perwakilan Sumsel untuk menyampaikan laporan informasi pada beberapa pekerjaan konstruksi di Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin yang diduga berpotensi terjadinya penyimpangan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022, khususnya dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir, dan Kabupaten Banyuasin diketahui terdapat banyak pekerjaan konstruksi kekurangan volume pekerjaan, yang menyebabkan kelebihan bayar hingga menyebabkan kerugian Negara. Hal tersebut disebabkan oleh masing-masing Kepala OPD, selaku pengguna Anggaran kurang melakukan pengawasan atas pekerjaan fisik tersebut,” ucap Mukri.
Menanggapi permintaan BIDIK Sumsel, BPK-RI Perwakilan Sumsel, melalui Saifudin, staf Humas menjelaskan jika yang sudah disampaikan oleh BIDIK tadi akan segera disampaikan kepada pimpinan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada BIDIK yang sudah menyampaikan aspirasinya karena ini menjadi spirit bagi kami. Dan apa yang disampaikan tadi tentu kita perlu waktu untuk melakukan proses,” tandasnya.

Untuk diketahui, ini laporan BIDIK Sumsel terkait beberapa proyek, diantaranya pekerjaan:
1. Peningkatan Jalan dan Rehabilitasi Jembatan Muara Penimbung Tugu Kedondong Kecamatan Indralaya, di lingkungan Dinas PUTR Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023 senilai Rp.1.992.191.000,00 yang dikerjakan TRIANTAMA PRIMA.
2. Peningkatan Jalan Ruas Rantau Alai – Tg. Temiang (Aspal), di lingkungan Dinas Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dan. 2023, senilai Rp.3.465.169.000,00 yang dikerjakan oleh CV. DAYA USAHA.
3. Normalisasi Sungai Kecamatan Rantau Panjang, di lingkungan Dinas Pekerjaan Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD senilai Rp.987.994.000,00 yang dikerjakan CV. BERLIAN MUDA PERKASA.
4. Peningkatan Jalan Ruas Tg. Elok – Siring Alam (Lanjutan), di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023, senilai Rp.1.985.174.000,00 yang dikerjakan CV. CAHAYA MUSI PRADANA.
5. Peningkatan Jalan Ruas Sp. Kasih Raja – Kasih Raja, di lingkungan Dinas PUTR, Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023 senilai Rp.987.812.000,00 yang dikerjakan CV. DAYA USAHA.
6. Simpang Sukananti Baru – Sukananti Kelampaian, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023, senilai Rp.2.484.814.000,00 yang dikerjakan CV. KAWAN SEJATI.
7. Pembangunan Jembatan Desa Lubuk Segonang Kecamatan Kandis, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023, senilai Rp.1.988.877.879,42 yang dikerjakan SURYA NIAGA.
8. Peningkatan Jalan Ruas Pulau Negara – Arisan Jaya, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023,senilai Rp.1.986.649.000,00 yang dikerjakan CV. DWI CAHAYA PRAKASA.
9. Pembangunan Jembatan Vertikal Yang Menghubungkan Tanjung Baru – Tg. Pering, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023, senilai Rp.14.830.835.000,00 yang dikerjakan oleh CV. MODULASI UTAMA.
10. Pembangunan Pagar RSUD Ogan Ilir, di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir, sumber dana APBD 2023, senilai Rp.987.100.686,06 yang dikerjakan oleh CV. MANGKU BATHIN AGUNG.
11. Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), di lingkungan RSUD Kabupaten Ogan Ilir sumber dana APBD 2023, senilai Rp.2.393.658.000,00 yang dikerjakan CV. AL-BAASITH.
12. Penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) Konstruksi 2 Lantai SMPN 4 Rambutan (APBD SMP), di lingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, sumber dana APBD 2023, senilai Rp.2.097.084.235,24 yang dikerjakan CV. SAHABAT LOGISTICS.
13. Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Konstruksi 2 Lantai SMPN 6 Talang Kelapa (APBD SMP), di lingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, sumber dana APBD 2023, senilai Rp.4.189.350.000,00 yang dikerjakan oleh ANUGRAH PRATAMA INSANI.
14. Pembangunan Jembatan pada Ruas Karang Baru-Telang Jaya (1 Unit), di lingkungan DinasPekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, dana APBD 2023, senilai Rp. 1.963.910.170,00 yang dikerjakan oleh CV. AYU ATTAKI.
15. Pembangunan Jembatan Lingkungan III Kelurahan Makarti Jaya Kec. Makarti Jaya, lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin, sumber dana APBD 2023, senilai Rp.2.952.274.491,89 yang dikerjakan oleh CV. MIKHA KARYA.
16. Rehabilitasi Puskesmas Muara Kuang, di lingkungan Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir, sumber dana APBD 2023, senilai Rp.2.771.000.280,31 yang dikerjakan oleh CV. KAWAN SEJATI.
(Sya)












