Pemasangan Pipa PDAM Senilai Rp. 1,3 M Diduga Proyek Siluman

PALEMBANG, Aliansinews"-
Proyek pemasangan instalasi pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi yang berlokasi di Jalan Azhari diduga proyek siluman.
Pasalnya dalam teknis pelaksanaan proyek yang bersumber dana dari Anggaran Internal PDAM itu tidak memasang papan nama proyek. Padahal berdasarkan kepres setiap proyek yang dibiayai oleh negara harus memasang papan nama proyek dengan tujuan keterbukaan informasi.
Salah seorang sumber dilapangan menyebut, tidak adanya papan merek proyek di lokasi pemasangan Pipa milik PDAM di jalan Azhari itu jelas merupakan pelanggaran. Sebab menurutnya dengan adanya papan informasi proyek itu masyarakat bisa mengetahuinya sekaligus bisa ikut melakukan pengawasan.
"Berdasarkan undang undang keterbukaan informasi, jelas setiap penggunaan anggaran negara harus terbuka. Tapi ini terkesan ditutupi. Jadi kami masyarakat tidak bisa ikut mengawasi, karena kami tidak tau ini proyek apa,.berapa dananya, siapa pelaksananya dan kapan waktu pelaksanaannya,` kata salah seorang sumber warga sekitar lokasi proyek yang ditemui wartawan.
Sementara itu Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya saat dikonfirmasi wartawan melalui Direktur Teknik PDAM M. Azharuddin membenarkan kalau Proyek di jalan Azhari ini milik PDAM. Menurutnya, proyek itu terselenggara atas permintaan masyarakat yang berdomisili di enam perumahan.
"Proyek itu mengerjakan pemasangan pipa distribusi air bersih. Kalau dana bersumber dari anggaran internal yang ada di dalam keuangan PDAM Tirta Musi. Sedangkan pihak pelaksananya pihak ketiga yang ditunjuk melalui proses secara tender," katanya.
Lebih lanjut dijelaskannya, proyek itu hanya mengerjakan pipa induk saja. Sedangkan untuk pipa pendistribusian dari pipa induk ke rumah warga itu biayanya dibebankan kepada warga atau developer yang memang memiliki tanggung jawab dalam pemasangan air bersih.
"Kalau untuk papan nama proyek, kita tidak mengetahui apakah diharuskan memasang papan nama proyek atau tidak. Masalah itu akan kita tanyakan dengan Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya Adani," kata M. Azharuddin yang saat itu didampingi oleh Muhafila Asisten Manajer Humas.
Ditempat terpisah, pihak kontraktor pelaksana Direktur CV. Tunas Perkasa Indonesia, Andriansyah saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah memasang papan nama proyek di lokasi proyek. Namun menurutnya mereka lupa mencantumkan jumlah anggaran dalam proyek itu. Sedangkan teknis pelaksanaan pihaknya hanya sebatas upah pekerjaan, sedangkan material semuanya disediakan pihak PDAM.
"Kalau anggaran dana dalam proyek itu, sekitar Rp. 1,3 Miliar dengan volume pekerjaan panjang 1,3 KM yang dilakukan selama 210 hari kerja dimulai sejak tanggal 7 Agustus 2025 dan saat ini pengerjaan sudah hampir 500 meter diperuntukkan 3 Perumahan dengan 700 Kepala Keluarga,` katanya. (Tim HD)












