Masjid Al-Walidain Jampang Tengah Resmi Digunakan, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

aliansinews.id - Sukabumi, Masjid Al-Walidain yang berlokasi di Kampung Panyindangan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, kini resmi dapat digunakan sepenuhnya oleh masyarakat. Hal tersebut menyusul rampungnya seluruh proses pembangunan masjid yang berdiri megah di tengah permukiman warga tersebut.

Masjid Al-Walidain secara resmi diresmikan oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar pada Kamis, 5 Februari 2026. Peresmian masjid ini menjadi momen penuh syukur dan kebahagiaan bagi masyarakat setempat, mengingat keberadaannya diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial umat Islam di wilayah tersebut.
Masjid berukuran sekitar 15 x 15 meter persegi ini dibangun atas inisiatif dan kepedulian Babah Nafea Sulami M Alhejaili bersama masyarakat sekitar. Pembangunan masjid dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat ibadah, sehingga kehadirannya benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan warga.
Camat Jampangtengah, Chaerul Ihwan, menyampaikan bahwa Babah Nafea merupakan donatur besar yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sarana ibadah di Desa Padabeunghar. Bahkan, dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama, terdapat dua masjid besar yang dibangun atas dukungan beliau dan telah diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi.
“Terdapat dua pembangunan masjid yang donatur besarnya Babah Nafea di Desa Padabeunghar. Kedua masjid tersebut diresmikan langsung oleh Pak Bupati. Masjid pertama dibangun pada tahun 2025 dan diresmikan pada era kepemimpinan Pak Marwan. Sedangkan Masjid Al-Walidain ini diresmikan langsung oleh Pak Asep Japar,” ungkap Chaerul Ihwan.
Menurutnya, keberadaan Masjid Al-Walidain merupakan anugerah besar bagi masyarakat, khususnya warga Desa Padabeunghar dan sekitarnya. Selain sebagai tempat ibadah harian, masjid ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan Ramadhan, pengajian, serta pembinaan umat.
“Masjidnya sudah bagus dan megah. Mari kita makmurkan bersama dengan kegiatan ibadah dan rawatlah masjid ini sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang dan yang akan datang,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, kegiatan sosial, dan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga masjid benar-benar menjadi fondasi peradaban umat.
“Dengan mengedepankan masjid sebagai fondasi peradaban, kita senantiasa diingatkan kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Hal ini akan membentuk masyarakat yang berakhlak, berilmu, dan terhindar dari berbagai perilaku yang menyimpang,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babah Nafea Sulami M Alhejaili serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al-Walidain. Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini terus tumbuh dalam mendukung pembangunan keagamaan di Kabupaten Sukabumi.
Dengan diresmikannya Masjid Al-Walidain, masyarakat Desa Padabeunghar kini memiliki sarana ibadah yang representatif dan nyaman. Diharapkan masjid ini dapat menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Kecamatan Jampangtengah dan Kabupaten Sukabumi secara umum.












