Alek Pander Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Jalan Saba 2 di Desa Pandan Dulang

Alek Pander Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Jalan Saba 2 di Desa Pandan Dulang
Foto: Ilustrasi
SUMSEL
Senin, 07 Sep 2026  13:46

MUSI BANYUASIN, Aliansinews"— 

Tokoh masyarakat dan praktisi hukum, Alek Pander, S.H, mempertanyakan kejelasan dan kelanjutan pembangunan Jalan Saba 2 yang berada tepatnya di Dusun 5, Desa Pandan Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut Alek Pander, pembangunan akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi salah satu jalur penting bagi aktivitas warga, termasuk mobilitas sehari-hari dan kegiatan perekonomian masyarakat.

Ia menyoroti pembangunan ruas Jalan Simpang Sari–Bandar Jaya yang sebelumnya telah dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp8 miliar, namun baru mencakup kurang lebih 1,6 kilometer dari total panjang jalan sekitar 3,5 kilometer.

"Kami mempertanyakan bagaimana kelanjutan pembangunan Jalan Saba 2 ini. Dari total panjang jalan sekitar 3,5 kilometer, sebelumnya baru dibangun kurang lebih 1,6 kilometer dengan anggaran sekitar Rp8 miliar. Masyarakat tentu ingin mengetahui kapan sisa pembangunan akan dilanjutkan,” ujar Alek Pander, S.H.

Alek menilai, pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait progres pembangunan, termasuk rencana penyelesaian sisa ruas jalan yang belum dikerjakan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kondisi jalan yang baik akan mempermudah akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

“Kami berharap pemerintah terkait dapat memberikan kepastian mengenai kelanjutan pembangunan ini. Kalau memang pembangunan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran, masyarakat juga perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai tahapan dan target penyelesaiannya,” tegasnya.

Ia juga meminta agar penggunaan anggaran pembangunan infrastruktur dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Alek Pander berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar pembangunan Jalan Saba 2 maupun ruas Simpang Sari–Bandar Jaya dapat diselesaikan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan sebagian pembangunan, sementara sisanya tidak jelas kapan dilanjutkan. Kami berharap ada kepastian, bukan sekadar wacana,” pungkas Alek Pander, S.H.( Su)

TAG:
#
Berita Terkait
Warga Tanjung Rambang Padamkan Karhutla, Lurah Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bergerak Cepat
Warga Tanjung Rambang Padamkan Karhutla, Lurah Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bergerak Cepat
Warga Tanjung Rambang Padamkan Karhutla, Lurah Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bergerak Cepat
Warga Tanjung Rambang Padamkan Karhutla, Lurah Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bergerak Cepat
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tanggap Karhutla, Satgas Aman Nusa II Tuntaskan Pemadaman di Ogan Ilir
Abaikan Aturan dan Ujian Kompetensi, Penunjukan Camat Gelumbang Muara Enim Picu Ancaman Gugatan PTUN
Koster Bongkar Vila di Kawasan Hutan, Pesannya Tegas: Jangan Main-Main dengan Aturan Bali
HARI KEDUA OPERASI SAR, MENGERAHKAN SRU LAUT DAN UDARA
Warga Gunung Dahu Bangkitkan Kembali Jiwa Gotong-Royong, Laksanakan Bersih-Bersih lingkungan 
Indeks Berita