Cekcok di proyek, TKA China tewas terlindas ekskavator

Cekcok di proyek, TKA China tewas terlindas ekskavator
Foto: Seorang TKA asal China tewas terlindas ekskavator di lokasi proyek pelebaran jalan di Desa Kanan Dede, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu, 17 Juli 2026. (Istimewa)
DAERAH
Jumat, 17 Jul 2026  22:25

Seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China bernama Liu Hongbin (27) tewas di lokasi proyek pelebaran jalan di Desa Kanan Dede, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Korban diduga terlindas ekskavator setelah terlibat cekcok dengan operator alat berat di area proyek.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (15/7/2026) itu kini masih dalam penyelidikan Polres Luwu Utara.

Polisi telah mengamankan operator ekskavator berinisial MIE (26) untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara AKP Kadek Andi Pradnyadana menjelaskan, insiden bermula saat pelaku sedang mengoperasikan ekskavator di lokasi proyek.

Korban kemudian datang dalam kondisi marah dan terlibat adu mulut dengan operator alat berat tersebut.

Menurut keterangan pelaku, komunikasi antara keduanya terkendala perbedaan bahasa karena tidak ada penerjemah di lokasi kejadian.

"Saat adu mulut terjadi, pelaku tidak memahami bahasa korban, sehingga mengeraskan volume musik di dalam eksavator. Setelah memarkirkan alat beratnya, korban naik dan menampar kepala pelaku satu kali, sehingga pelaku membalas dengan menendang korban hingga tersungkur. Bucket ekskavator diduga tidak terkendali hingga mengenai pipi sebelah kanan korban," kata AKP Kadek Andi Pradnyadana, Jumat (17/7/2026). 

Polisi mengungkapkan, insiden tidak berhenti sampai di situ. Saat operator berupaya memarkirkan ekskavator, korban diduga kembali terkena alat berat dan terlindas ban belakang kendaraan tersebut.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia tidak menyadari korban berada di dekat ekskavator saat proses parkir berlangsung.

Setelah memarkirkan alat berat, pelaku meninggalkan lokasi dan pulang ke kediamannya di Kecamatan Sabbang.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Selain menyelidiki penyebab pasti kematian korban, polisi juga mendalami status dan kelengkapan izin kerja TKA tersebut.

Sementara itu, operator ekskavator yang terlibat dalam insiden telah diamankan di Mapolres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan.

TAG:
#tak china
#wna
#luwu utara
#sulsel
Berita Terkait
WNA Korea pagari dan kuasai Pantai Citepus Sukabumi, warga geram
WNA Korea pagari dan kuasai Pantai Citepus Sukabumi, warga geram
WNA Korea pagari dan kuasai Pantai Citepus Sukabumi, warga geram
WNA Korea pagari dan kuasai Pantai Citepus Sukabumi, warga geram
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus Proyek Jalan & BP2TD Mempawah Menggantung, Maung: Keadilan Tak Boleh Tertunda
Utang BGN era Dadan Rp 1,6 Triliun, buat apa saja? 
Prabowo mau pangkas Anggaran TNI-Polri untuk entaskan kemiskinan
Bos perusahaan ditemukan tewas dengan luka tembak di kamar hotel mewah di Kuningan, Jaksel
Diperiksa 11 jam, eks Jampidsus Febrie Adriansyah tak ditahan
Indeks Berita