Polsek Cigudeg doa bersama dan santuni anak yatim, kaum duafa menjelang akhir tahun baru

Bogor - Aliansinews id. Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar kegiatan santunan kepada 30 anak yatim piatu dan 20 kaum dhuafa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla polsek Cigudeg Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Rabu malam (31/12/2025).
Acara santunan ini dihadiri oleh jajaran Muspika Kapolsek Cigudeg, wakapolsek Cigudeg danramil Cigudeg camat Cigudeg, ketua MUI Cigudeg, personil Cigudeg, anggota bhayangkari ranting Cigudeg beserta perangkat desa, tokoh agama
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan oleh pemuka agama dengan penuh khidmat.
Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Kegiatan santunan anak yatim piatu ini sudah menjadi agenda rutin dan telah dilaksanakan.
Tahun ini kami tempatkan di Polsek Cigudeg Kecamatan Cigudeg sebagai wujud kepedulian terhadap sesama,” tegas Kapolsek Cigudeg.
Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin Bantu Anak Yatim-Piatu
Ia menambahkan, selama ini tidak hanya bergerak di bidang pemberitaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Semoga ke depan Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin dengan media bisa terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah.
Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.
Kapolsek Cigudeg AKP Budi menyampaikan terima kasih kepada media yang berperan dalam pemberitaan dan edukasi masyarakat.
Menjelang pergantian tahun, AKP Budi Sehabudin juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak merayakan malam tahun baru secara berlebihan.
“Lebih baik mengisi dengan kegiatan positif seperti berbagi atau kegiatan keagamaan di masjid dan mushola, serta mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera, khususnya Aceh.
Kami juga mengingatkan agar tidak menyalakan petasan atau kembang api. Akan ada tindakan tegas jika imbauan ini diabaikan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa.
(Yogi)












