HIPMAPI menggali potensi pertanian kentang di Dusun Girirejo Magelang yang sangat menjanjikan

Ketua Umum Himpunan Merah Putih Indonesia (HIPMAPI), Gunther Gemparalam, mengukuhkan Novi Mastika atau yang lebih dikenal dengan nama Mbak Ika sebagai koordinator HIPMAPI Kabupaten Magelang, Jumat (4/9/2026).

Tidak hanya mengukuhkan, kedatangan Ketua HIPMAPI itu juga untuk memberikan motivasi kepada para petani, khususnya di Dusun Girirejo, Desa Mangling, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, yang sedang berjuang mengembangkan pertanian kentang.
Pengukuhan itu sekaligus merupakan tindak lanjut rangkaian kegiatan sebelumnya bersama Ketua HIPMAPI Kabupaten Lombok Timur, NTB, H. Munardi yang telah memulai pendampingan hingga menjalin kemitraan dengan PT. Indofood.
H. Munardi mengatakan, berbekal pengalamannya sebagai petani dengan komoditas yang sama, yaitu kentang olahan, di Lombok Timur, dia melihat potensi luar biasa untuk pengembangan pertanian kentang di Dusun Girirejo.
“Dari segi lahan, lahannya sangat luas sehingga potensinya sangat besar. Namun sebagian besar petani di sana belum memiliki kemitraan sehingga pemasarannya sebagian besar ya secara tradisional,” ujar H. Munardi.

Untuk itu, pada bulan April lalu H. Munardi mendampingi Mbak Ika untuk membentuk kelompok tani, sekaligus mengajukan proposal kemitraan dengan PT. Indofood.
“Alhamdulillah, proposal kemitraan itu diterima oleh PT. Indofood dan telah dikirimkan kentang hasil panen kelompok tani sebanyak 23 ton 500 kg, dan saat ini masih ada stok sekitar 6,7 ton,” ujarnya.
Menurut H. Munardi PT. Indofood masih banyak mengimporkentang terutama dari India dan China, sehingga jika pertanian kentang dapat dikembangkan dan ditingkatkan akan menjadi kemitraan yang menguntungkan kedua belah pihak, dan kentang produk petani di Dusun Girirejo bisa menggantikan kentang-kentang impor tersebut.
Sementara itu, Mbak Ika mengaku sangat terbantu dengan kemitraan tersebut. Selama ini petani selalu diombang-ambingkan harga pasar yang tidak menentu, sehingga petani seperti selalu berjudi .
“Bukan hanya kentang ya, tapi juga komoditas lain seperti kol. Kami seperti berjudi, saat hasil pertanian bagus dna melimpah tapi harga anjlok, sehingga untuk menutupi biaya produksi saja sering tekor,” ujar Mbak Ika.
Dengan kemitraan tersebut, petani bisa mendapatkan kepastian harga yang pantas.
“Bukan hanya produk kentang kami yang dikirimkan ke PT. Indofood, untuk benih pun kami dibantu dipinjami oleh PT. Indofood dan nanti dipotong saat pengiriman. Kami benar-benar sangat terbantu,” pungkasnya.











