Terbang ke Singapura, Jokowi bakal pidato di Bloomberg New Economy Forum 2025

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terbang ke Singapura pada Selasa (18/11/2025) untuk memenuhi undangan dan menghadiri Bloomberg New Economy Forum tahun 2025. Forum bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan para pemimpin global.
Kabar kedatangan Presiden Jokowi di Singapura dikonfirmasi oleh ajudan beliau.
“Bapak Joko Widodo telah tiba di Singapura untuk menghadiri undangan Bloomberg New Economy Forum,” ujar Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Bloomberg New Economy Forum dijadwalkan berlangsung di Singapura mulai 19 hingga 21 November 2025, mengusung tema penting, yakni "Thriving in an Age of Extremes” (Berkembang di Era Ekstrem).
Agenda Utama: Pidato Jokowi di Hari Ketiga
Rangkaian kegiatan utama dari kunjungan Presiden Jokowi adalah New Economy Forum itu sendiri. Presiden dijadwalkan akan memberikan pidato kunci pada hari ketiga pelaksanaan forum.
“Bapak (Jokowi) diberikan kesempatan untuk memberikan pidato pada hari Jumat,” kata Syarif, merujuk pada tanggal 21 November 2025.
Setelah menyampaikan pidatonya dalam forum tersebut, Presiden Jokowi dijadwalkan akan langsung kembali ke Tanah Air pada hari yang sama. “Jumat kembali ke Jakarta,” imbuh Syarif.
Peran Jokowi sebagai Dewan Penasihat Global
Kehadiran Presiden Jokowi di forum ini tidak terlepas dari perannya sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Global (Global Advisory Board) Bloomberg New Economy. Peran ini menunjukkan pengakuan internasional terhadap pandangan ekonomi Indonesia.
Selain Presiden Jokowi, Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy pada tahun 2025 ini juga diisi oleh sejumlah mantan pemimpin dunia terkemuka lainnya, termasuk mantan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak.
Bloomberg New Economy Forum 2025 dirancang untuk mempertemukan komunitas yang terdiri dari 500 audiens berpengaruh.
Komunitas ini mencakup para pemimpin sektor swasta dan publik yang berkomitmen untuk merumuskan masa depan global yang berkelanjutan dan inklusif.
Selama enam tahun terakhir, Bloomberg New Economy telah menciptakan ruang penting untuk percakapan tentang isu-isu krusial seperti geopolitik, keberlanjutan, dan kesehatan ekonomi global, dengan fokus penempatan acara di pasar-pasar pertumbuhan.












