Buronan TPPO ke Kamboja Leny Agustya ditangkap Polisi, ini kronologinya

Buronan TPPO ke Kamboja Leny Agustya ditangkap Polisi, ini kronologinya
Foto: Leny Agustya, tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (29/7/2026). foto /Sekretariat NCB Indonesia
PPA & TPPO
Jumat, 31 Jul 2026  11:52

Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menangkap Leny Agustya, buronan Red Notice Interpol, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Rabu, 29 Juli 2026.

Leny adalah buronan yang terlibat dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pekerja migran ilegal warga negara Indonesia (WNI) ke Kamboja.

“Telah melaksanakan kegiatan penangkapan subjek Interpol Red Notice nomor A-9748/6/2026, atas nama Leny Agustya terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang,” kata Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widyatmoko, dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

Untung menjelaskan kronologi penangkapan Leny berawal dari informasi Intelijen NCB Interpol Kamboja yang melaporkan yang bersangkutan tengah dalam perjalanan menuju Indonesia.

“Tim Set NCB Interpol Indonesia melakukan konsolidasi dan koordinasi bersama dengan Satreskrim Polres Bandara Soetta dan petugas Imigrasi di Terminal 3 Kedatangan Bandara Soetta,” ujarnya.

Setelah itu, Leny tiba sekira pukul 19.55 WIB di Terminal 3 kedatangan Bandara Soetta yang telah dijaga petugas gabungan dari Tim Divhubinter Polri, Satreskrim Bandara Soetta, Imigrasi T3 Bandara Soetta, dan Avsec Bandara Soetta.

“Pada pukul 22.05 WIB subjek setelah selesai clearance, langsung diserahterimakan oleh pihak Imigrasi kepada pihak NCB Interpol Indonesia,” ucapnya.

Setelah rangkaian penangkapan yang berjalan lancar, Leny kini telah dibawa oleh Divhubinter Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas kasus TPPO yang dilakukannya.

Leny adalah WNI yang jadi buronan Interpol terkait jaringan judi online (judol) Kamboja. Ia menjadi perekrut WNI untuk dijadikan admin platform judol yang berbasis di Kamboja.

Leny sudah berbulan-bulan menjadi buron. Namanya telah dimasukkan dalam daftar Red Notice Interpol sejak 17 Januari 2026 lalu.

Setelah ditangkap, Leny kini menjadi tersangka atas dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Perempuan 25 tahun itu diidentifikasi sebagai kaki tangan sindikat judi online yang berbasis di Kamboja.

Selama ini ia telah bertindak sebagai penyelundup WNI untuk dipekerjakan sebagai admin platform tersebut.

Leny diduga telah secara sistematis merekayasa perjalanan para korban agar terhindar dari pantauan petugas.

Ia diduga telah bertindak memalsukan dokumen imigrasi para korban hingga melatih mereka untuk mengelabui petugas.

TAG:
#kamboja
#tppo
Berita Terkait
Kasus Terapis Spa Bawah Umur Tewas di Jaksel, Polisi Bidik Pasal TPPO
Kasus Terapis Spa Bawah Umur Tewas di Jaksel, Polisi Bidik Pasal TPPO
Kasus Terapis Spa Bawah Umur Tewas di Jaksel, Polisi Bidik Pasal TPPO
Kasus Terapis Spa Bawah Umur Tewas di Jaksel, Polisi Bidik Pasal TPPO
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Iwan Gunawan SH.M.Sos. C.med : Rakyat Sedang Menghitung Mundur — Selesaikan RUU Perampasan Aset Tepat Waktu Tanpa Kompromi
Jalin Keakraban, Satgas TMMD Kodim 1016/Plk Berbaur dan Bermain Bola Bersama Anak-anak
Gercep Polsek Dramaga Sita 1.792 Botol Miras Ilegal, Kapolsek Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Penjual Miras Dan Obat Terlarang 
Bersatu Demi Rakyat, DPW Rajawali Lampung Ajak Wartawan dan Masyarakat Sipil Bergabung di Setiap Daerah
Korban Rugi Rp7 Miliar Pertanyakan Tuti Apriyani Tak Ditahan, Dugaan Beking Oknum Ketua Partai Mencuat!
Indeks Berita