Polda Metro bekuk komplotan perampok spesialis nasabah bank

Polda Metro bekuk komplotan perampok spesialis nasabah bank
Foto: Tangkapan layar saat perampok bersajam membacok pegawai koperasi di Cibitung. (Dok. Istimewa)
HUKUM
Senin, 10 Agu 2026  17:33

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka perampokan yang kerap mengintai dan membuntuti nasabah bank di Jakarta dan Bekasi.

"Enam orang pelaku telah kami tangkap, dua di antaranya terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melawan petugas saat penangkapan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin, Senin (10/8). 

Iman mengungkapkan seluruh tersangka saat ini telah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, komplotan ini mengaku telah melancarkan aksi kejahatan jalanan dengan pola yang sama sebanyak tiga kali, yakni di wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Jakarta Timur.

"Penyidik masih terus mendalami dan mengembangkan keterangan tersebut untuk melacak kemungkinan lokasi kejadian lainnya," ucapnya.

Iman juga menyebutkan, dalam menjalankan aksinya, para tersangka membagi tugas secara terstruktur.

Seorang pelaku bertugas menyamar di dalam area bank untuk mengamati calon korban yang menarik uang tunai dalam jumlah besar.

Pelaku tersebut kemudian memberikan informasi ciri-ciri korban kepada rekan-rekannya yang telah bersiaga di luar.

Korban selanjutnya diikuti hingga ke lokasi yang dinilai aman untuk dihadang dan dirampas barang berharganya.

"Seluruh pelaku yang berperan mulai dari mengamati, mengikuti, hingga menjadi eksekutor telah kami amankan. Pada aksi terakhir, para pelaku mengambil uang korban sebesar Rp30 juta," ujar Iman.

Selain merampas uang puluhan juta rupiah, para pelaku juga tidak segan-segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam saat korban berupaya mempertahankan diri.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa empat unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana beraksi, dua unit sepeda motor yang diduga dibeli dari hasil kejahatan, serta senjata tajam yang dipakai untuk mengancam dan melukai korban.

TAG:
#polda metro
#perampokan
#nasabah bank
Berita Terkait
Dilakukan di kontrakan, pelaku mutilasi Depok ungkap alasan potong tubuh korban
Dilakukan di kontrakan, pelaku mutilasi Depok ungkap alasan potong tubuh korban
Dilakukan di kontrakan, pelaku mutilasi Depok ungkap alasan potong tubuh korban
Dilakukan di kontrakan, pelaku mutilasi Depok ungkap alasan potong tubuh korban
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Jelang ekshumasi, Polisi jaga ketat makam Sutrimo di Banyumas
Kebakaran Mal Nipah Park Makassar milik keluarga JK diduga akibat korsleting listrik
Rabu, Polisi bongkar makam Sutrimo penjaga rumah eks Jampidsus Febrie
Karir hancur seketika, 10 nakes kena sanksi buntut komentar sadis ke pasien BPJS
Destry Damayanti diajukan sebagai calon tunggal Gubernur BI
Indeks Berita