Wapres Gibran: Budaya Asmat harus dilestarikan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat di Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyusuri ruang pameran yang menampilkan berbagai koleksi seni ukir khas Asmat sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat setempat.
Seusai berkeliling museum, Gibran menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya Asmat.
Pesan tersebut kemudian ia abadikan melalui penulisan prasasti bertuliskan “Budaya Asmat Harus dilestarikan” di area museum.
Selain meninjau koleksi, Wapres Gibran juga kembali memasuki sejumlah ruang pameran untuk mendalami lebih jauh kisah di balik karya seni yang dipamerkan.
Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat sendiri dikenal sebagai salah satu pusat dokumentasi budaya yang penting di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gibran Rakabuming juga mengajak sejumlah wartawan mencoba ulat sagu bakar, yang menjadi salah satu pangan khas masyarakat Papua.
Momen tersebut berlangsung hangat dan menjadi pengalaman baru bagi para jurnalis yang ikut dalam rombongan.
Direktur Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, John Ohoiwirin, menyampaikan, Wapres Gibran terlihat antusias selama kunjungan.
Ia mengatakan, Gibran banyak berdialog dan menunjukkan ketertarikan pada koleksi seni Asmat yang dipamerkan.
“Beliau tampak excited sekali ya, sangat bersemangat mengunjungi museum kebudayaan dan penutuan Asmat. Selama perjalanan touring di dalam ruang museum tadi, kelihatan beliau suka sekali dengan seni Asmat. Beliau banyak bertanya mengenai koleksi yang ada,” ujar John.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian budaya Asmat sekaligus mendorong museum menjadi pusat edukasi dan promosi budaya bagi generasi mendatang.










