Siswi berprestasi korban keracunan MBG di Berastagi alami hilang ingatan dan sulit bicara

Siswi berprestasi korban keracunan MBG di Berastagi alami hilang ingatan dan sulit bicara
Foto: Orang tua dari Febiola Purba siswi SMK yang mengalami hilang ingatan
DAERAH
Selasa, 08 Sep 2026  14:06

Kondisi Febiona Br Purba, siswi SMK Bersama Berastagi, Karo, yang diduga menjadi korban keracunan MBG, kian memburuk setelah lebih dari tiga minggu.

Siswi berusia 16 tahun itu kini mengalami gangguan ingatan hingga kesulitan berbicara dan masih harus menjalani pemeriksaan medis secara berkala.

Ibu Febiona, Elvinus Lusiana br Sitanggang, mengatakan penurunan daya ingat anaknya diketahui beberapa waktu setelah mengalami gangguan kesehatan.

Febiona bahkan disebut tidak lagi mengenali sejumlah kerabat dan teman yang datang menjenguknya.

"Lupa dia, misalnya bibinya kalau datang, ini siapa katanya. Kami kasih tahu lah, ini Bibi. Adik-adiknya juga gitu (gak ingat).

Kawan-kawannya (di sekolah) datang pun gak kenal,” ujar Elvinus, Selasa (8/9/2026).

Selain gangguan ingatan, kondisi kesehatan Febiona belakangan juga mengalami masalah pada bagian lidah sehingga membuatnya semakin sulit berbicara.

"Karena lidahnya agak masuk, jadi makin susah ngomongnya," katanya.

Diperiksa di RSUP H Adam Malik

Elvinus mengatakan Febiona kembali harus dilarikan ke RSUP H Adam Malik Medan setelah sebelumnya menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Berastagi.

Setibanya di RSUP H Adam Malik, Febiona terlebih dahulu dibawa ke IGD sebelum menjalani pemeriksaan di Poli Psikiatri.

Ia kemudian diperiksa sejumlah dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis gastro anak, neurologi anak, dan psikiatri.

Setelah mendapat sejumlah obat, Febiona kemudian diperbolehkan pulang ke kediamannya di Karo.

Hingga kini, Febiona menjadi salah satu siswa yang masih menjalani perawatan medis secara rawat jalan.

Febiona alami gangguan kesehatan setelah santap MBG

Febiona mengalami gangguan kesehatan pada Kamis (13/8/2026), setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Bersama Berastagi.

Saat itu, kondisi tubuh Febiona disebut dalam keadaan sehat sebelum berangkat ke sekolah.

Ia kemudian menyantap MBG dengan lauk ikan tongkol. Menurut Elvinus, Febiona sempat mengatakan rasa ikan tersebut pahit dan keras.

“Rasanya pahit dan keras, katanya. Tapi pikirnya kek gitu rasanya. Makan aja dia karena udah lapar,” kata Elvinus.

Setelah makan, Febiona mulai merasa pusing. Namun, ia masih berusaha mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Febiona sendiri dikenal sebagai siswi berprestasi. Ia disebut menjadi juara satu di kelas dan aktif dalam kegiatan sekolah sebagai wakil ketua OSIS.

TAG:
#keracunan mbg
#berastagi
#karo
#sumut
#sppg
#mbg
Berita Terkait
Kasus keracunan massal MBG di Sidoarjo, 80 Siswa masih dirawat
Kasus keracunan massal MBG di Sidoarjo, 80 Siswa masih dirawat
Kasus keracunan massal MBG di Sidoarjo, 80 Siswa masih dirawat
Kasus keracunan massal MBG di Sidoarjo, 80 Siswa masih dirawat
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Abaikan Aturan dan Ujian Kompetensi, Penunjukan Camat Gelumbang Muara Enim Picu Ancaman Gugatan PTUN
Koster Bongkar Vila di Kawasan Hutan, Pesannya Tegas: Jangan Main-Main dengan Aturan Bali
HARI KEDUA OPERASI SAR, MENGERAHKAN SRU LAUT DAN UDARA
Warga Gunung Dahu Bangkitkan Kembali Jiwa Gotong-Royong, Laksanakan Bersih-Bersih lingkungan 
DPP Lembaga Aliansi Indonesia & Aktivis Pers Indonesia Mendesak Kepada Gubernur Banten & Ibu Bupati Pandeglang Segera Turun Serta Proses Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Milik Ibu Itoh 
Indeks Berita