Kasus dosen cantik tewas tanpa busana di Semarang, Polda Jateng turun tangan

Kasus dosen cantik tewas tanpa busana di Semarang, Polda Jateng turun tangan
Foto: Lokasi ditemukannya dosen wanita tewas di Gajahmungkur, Kota Semarang
JATENG-DIY
Rabu, 19 Nov 2025  13:29

Polda Jawa Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) ikut mendalami kematian Levi (DL). Propam saat ini telah mengumpulkan barang bukti, bahan keterangan dan informasi dari berbagai pihak untuk mengungkap sebab kematian Levi. 

“Baik dari pemberitaan maupun dari rekan-rekan dosen atau dari pihak pemilik penginapan, nah ini sudah melakukan pengumpulan bahan keterangan,” jelas Artanto.

Terkait dugaan pelanggaran etik terhadap Basuki, Artanto menyatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan informasi.

Bersama polisi berpangkat AKBP

Sebelumnya, Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, membenarkan bahwa telah ditemukan seorang mayat di wilayahnya. Nasoir menyebut korban berinisial D dan berusia 35 tahun. Ia juga memastikan bahwa D merupakan salah satu dosen hukum di sebuah universitas swasta di Semarang.

Nasoir menambahkan, D datang ke hotel didampingi seorang pria. Namun, Nasoir belum dapat memastikan apakah pria tersebut merupakan pacar korban atau bukan. Ia juga menjelaskan bahwa laki-laki yang berada bersama korban tidak ditahan dan baru dimintai keterangannya. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit.

Pria yang berada di kamar bersama Levi diketahui bernama Basuki (56), seorang polisi berpangkat AKBP yang menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jawa Tengah. Basuki mengaku telah mengenal Levi sejak masa kuliah S3.

"Saya teman dekatnya, kenal sejak Levi kuliah S3. Sekarang sudah doktor dia, sudah mau profesor malah," ujar Basuki, dilansir pada Rabu, 19 November 2025.

Menurut Basuki, Levi memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik, termasuk diabetes dan tekanan darah tinggi. Kondisinya memburuk pada Minggu sore. 16 November 2025 hingga mengalami pusing dan muntah-muntah.

Basuki kemudian mendatangi kos Levi, yang dikenal sebagai "hotel" oleh Basuki karena tempat itu memang digunakan Levi sebagai tempat tinggal sementara. Ia menjelaskan bahwa Levi berasal dari Purwokerto yang memiliki KTP Banyumas.

Levi sempat dibawa ke rumah sakit dan diinfus, namun kondisi kesehatannya tidak banyak berubah. Basuki meninggalkan Levi sementara di kamarnya dan kembali pada Senin, 17 November 2025 sekitar pukul 12.30 WIB, saat itulah ia menemukan Levi telah meninggal.

"Terakhir saya antar dan melihatnya masih hidup, itu Levi pakai kaus biru-kuning dan celana training. Makanya (pas melihat), `Loh, kok di bawah (lantai)?`. Saya tanya teman saya, dan biasanya kalau orang meninggal itu kepanasan terus tanpa terkendali," ujar Basuki.

Basuki menegaskan bahwa tidak ada hubungan asmara antara dirinya dan Levi. Ia bahkan mengatakan bahwa Levi sempat memiliki pacar di Jakarta, namun dirinya tidak mau terjun terlalu jauh dalam hubungan asmara Levi.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada Levi bersifat sosial dan akademis, terutama setelah orang tua Levi meninggal. Basuki menegaskan tidak ada hubungan spesial antara dirinya dengan Levi.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyatakan bahwa dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh Levi. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

“Sementara dari visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan, tetapi tetap kami lakukan autopsi. Kita lihat hasilnya nanti,” ujarnya.

TAG:
#penemuan mayat
#dosen cantik
#semarang
#polda jateng
Berita Terkait
Air mulai surut, Jalan Kaligawe, Semarang, bisa dilalui kendaraan
Air mulai surut, Jalan Kaligawe, Semarang, bisa dilalui kendaraan
Air mulai surut, Jalan Kaligawe, Semarang, bisa dilalui kendaraan
Air mulai surut, Jalan Kaligawe, Semarang, bisa dilalui kendaraan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Proyek Peningkatan Jalan Trans Sabbang Tallang Sae di Seko Disorot, Material Yang Digunakan Diduga Ilegal
Indeks Berita