Kebakaran pabrik sandal di Kebakkramat Karanganyar, Damkar masih berjibaku jinakkan api

Kebakaran pabrik sandal di Kebakkramat Karanganyar, Damkar masih berjibaku jinakkan api
Foto: Api dan asap hitam masih terlihat jelas dalam kebakaran yang melanda pabrik sandal Porto yang berada di wilayah Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu 19 Juli 2026. (Instagram/Karanganyar_masa_kini)
SOLO RAYA
Minggu, 19 Jul 2026  12:28

Api dan asap hitam masih terlihat jelas dalam kebakaran yang melanda pabrik sandal Porto yang berada di wilayah Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu (19/7/2026).

Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih berjibaku memadamkan api yang sudah berkobar sejak Minggu pagi hingga berita ini diturunkan.

Seorang warganet menyebut sudah 15 unit damkar dikerahkan. Kebakaran pabrik sandal ini memicu kekhawatiran karena lokasinya bersebelahan dengan SPBU atau POM bensin.

Sejumlah warga yang tinggal berdekatan menyebut hingga kini api masih belum padam.

“Sepertinya belum (padam) deh, soalnya dari rumahku asapnya masih terlihat hitam pekat,” tulis akun Instagram @puuputpa. 

Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali ramai beredar melalui media sosial.

Akun Instagram @karanganyar_masa_kini mengunggah video yang memperlihatkan kobaran api disertai asap hitam tebal dari area pabrik.

Dalam unggahannya, akun tersebut juga mengimbau masyarakat agar memberikan prioritas akses jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran yang datang dari arah Karanganyar, Solo, maupun Sragen apabila berpapasan di jalan.

"Mohon berikan akses jalan damkar dari arah Karanganyar, Solo, Sragen bila berpapasan," tulis akun tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, maupun ada tidaknya korban jiwa dalam insiden tersebut.

TAG:
#kebakkramat
#karanganyar
#kebakaran
#jateng
Berita Terkait
Akan rusak ekosistem dan warisan budaya, lelang geothermal di lereng Lawu terus mendapat penolakan
Akan rusak ekosistem dan warisan budaya, lelang geothermal di lereng Lawu terus mendapat penolakan
Akan rusak ekosistem dan warisan budaya, lelang geothermal di lereng Lawu terus mendapat penolakan
Akan rusak ekosistem dan warisan budaya, lelang geothermal di lereng Lawu terus mendapat penolakan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
KPK Ungkap Biang Kerok, RAJAWALI Desak Penindakan Tanpa Pandang Bulu Hingga Sumber Utama
Forum Pemred turut kecam ucapan Hotman Paris 'Lu punya otak nggak?' ke wartawan
Polisi gerebek lab narkoba di Cakung-Jaktim, sita 1,5 ton bahan Karisoprodol
Ucapan Hotman Paris 'Lu punya otak nggak?' dikecam, dinilai rendahkan wartawan
Sebelum bakar 11 rumah di Lubuklinggau, pelaku ternyata aniaya istri
Indeks Berita