Foto dirinya mandikan bayi Lamine Yamal viral lagi jelang final, Lionel Messi bilang begini

Kapten timnas Argentina Lionel Messi akhirnya buka suara mengenai viralnya kembali foto dirinya sedang memandikan pemain Spanyol Lamine Yamal saat masih bayi.
Foto sesi pemotretan kalender amal Barcelona hampir dua dekade lalu tersebut kembali viral di media sosial jelang laga final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol.
"Foto itu luar biasa. Dahulu saya pernah foto bersamanya (Lamine Yamal) saat masih bayi, sekarang kami akan bertemu di final Piala Dunia," kata Messi dilansir Barca Universal, Sabtu (18/7/2026).
Dalam sesi jelang final yang digelar FIFA, Messi mengaku terus mengikuti perkembangan Lamine Yamal karena pemain berusia 19 tahun itu membela Barcelona, klub yang membesarkan namanya.
Menurut Messi, Yamal memiliki kualitas luar biasa dan masa depan yang sangat cerah.
"Lamine adalah pemain yang benar-benar hebat. Saya mengikuti perkembangannya dengan sangat saksama karena dia bermain untuk klub yang saya cintai dan selalu saya harapkan yang terbaik," tuturnya.
Messi menilai usia muda bukan penghalang bagi Yamal untuk tampil sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
"Pada usia 19 tahun, dia sudah menjadi salah satu pemain terkemuka di dunia. Dia memiliki karier panjang di depannya dan peluang untuk menciptakan sejarah," akui Messi.
Meski demikian, Messi menegaskan Argentina akan berusaha menghentikan pengaruh sang winger saat kedua tim bertemu di partai puncak. Namun, kapten Argentina itu memastikan timnya akan berusaha membatasi kontribusi sang pemain pada laga final.
"Kami akan mencoba memastikan hal itu tidak terjadi kali ini," ujar Messi.
Meski sorotan banyak tertuju kepada Lamine Yamal, Messi menilai kekuatan Spanyol tidak hanya bergantung pada satu pemain.
Menurutnya, skuad asuhan Luis de la Fuente memiliki banyak pemain berkualitas dengan permainan kolektif yang sangat kuat.
“Bukan hanya Lamine. Spanyol memiliki banyak pemain hebat dan memainkan sepak bola yang sangat bagus tetapi kami juga memiliki senjata kami sendiri," pungkasnya












