Ayah tiri Alvaro pernah tulis pesan: gimana caranya gue balas dendam

Polisi membeberkan perkembangan terkait kasus meninggalnya bocah Alvaro Kiano. Polisi memastikan, Alvaro meninggal karena dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar.
Korban dibekap oleh Alex hingga meninggal pada 9 Maret 2025. Alex pun langsung ditetapkan sebagai tersangka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Alex melakukan perbuatan tersebut karena didorong oleh keinginan balas dendam terhadap seseorang.
Bahkan, dalam jejak digital Alex, polisi menemukan adanya pesan tersangka ingin melakukan balas dendam.
"Dari handphone yang diamankan, terlapor secara terang-terangan menuliskan kalimat, gimana caranya gue balas dendam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (24/11/2025).
Hal ini juga diakui oleh pelaku setelah ditangkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.
Belakangan, Alex Iskandar meninggal dunia. Alex mengakhiri hidup di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan.
"Yang bersangkutan diduga bunuh diri di dalam ruang konseling. Bukan di sel tahanan," ujar Budi.
Menurutnya, ayah tiri Alvaro mengakhiri hidupnya pada Minggu (23/11/2025) dini hari kemarin.
Dari keterangan kakak Alvaro, Tugimi, dendam dimaksud adalah kepada Arum, istri Alex sekaligus ibu Alvaro Kiano Nugroho. Disebut karena cemburu dengan istrinya, Arum.
"Cemburu sama istrinya, kalau telepon enggak diangkat, dianggapnya istrinya selingkuh, main sama laki-laki lain," kata kakek Alvaro, Tugimin kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2025).
Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan.












